Presiden Jokowi Bakal Hadiri Pembukaan Rakornas KAHMI

Keterangan Gambar : Presiden Joko Widodo Bersama Para Presidium Majelis Nasional KAHMI (Foto: IST)

JAKARTA – Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) bakal menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada 15 Januari 2020 nanti.

seperti dikutip dari inisiatifnews.com, rencananya pada agenda pembukaan Rakornas KAHMI ini akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo. Presidium Majelis Nasional KAHMI telah melakukan pertemuan dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut. Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi berkenan untuk memberikan sambutan pada pembukaan rakornas KAHMI nanti.

“Presiden Jokowi berkenan akan memberikan sambutan di acara Pembukaan Rakornas KAHMI pada tanggal 15 Januari 2021 di Bogor, Jawa Barat,” kata Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Viva Yoga Mauladi, Selasa (12/1/2021) kemarin

Dalam pertemuan tersebut, Viva Yoga didampingi beberapa pengurus Majelis Nasional KAHMI lainnya, antara lain Ariza Patria selaku presidium Majelis Nasional KAHMI sekaligus Wakil Gubernur DKI Jakarta. Kemudian ada Herman Khoeron yang juga selaku presidium KAHMI dan juga anggota DPR RI.

Selain itu, ada juga Manimbang Kaharyadi selaku sekretaris jenderal Majelis Nasional KAHMI dan Hadi Purnomo selaku pengurus yang juga panitia Rakornas KAHMI.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam menerima silaturrahmi Majelis Nasional KAHMI, didampingi oleh Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Prof Mohammad Mahfud MD dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Viva Yoga menyampaikan bahwa ada kesamaan persepsi antara Majelis Nasional KAHMI dengan pemerintah. Yakni persoalan penyikapan terhadap keagamaan.

“Presiden Jokowi dan Majelis Nasional KAHMI satu pandangan bahwa nilai keislaman dan kebangsaan tidak boleh diposisikan berhadap-hadapan, berlawanan atau saling menegasi. Tetapi terintegrasi, terkonvergensi menjadi nilai keislaman-keindonesiaan yang inklusif, modern, pluralis dan toleran,” terangnya.

Oleh karena itu, ia pun berpandangan bahwa nasionalisme yang dibalut dengan nilai-nilai keagamaan yang berkhas keindonesiaan harus tetap dirawat. Begitu juga dengan menjaga nilai-nilai demokrasi yang berazaskan Pancasila.

“Harus kita jaga dan dirawat dengan baik dalam mengarungi perjalanan bangsa ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Menurut sekretaris Panitia Pelaksana Rakornas III Majelis Nasional KAHMI, La Ode Basir bahwa teknik pelaksanaan Rakonas kali ini dilakukan secara offline dan online.

“Karena saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19 maka yang hadir secara offline dibatasi secara ketat dan menerapkan protokol kesehatan. Mayoritas peserta mengikuti secara online dan akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo,” ujar La Ode Basir

Rakornas III KAHMI ini juga, lanjut Basir, dirangkaikan dengan seminar yang mengangkat tema “Konsolidasi Keumatan mewujudkan Nasionalisme Indonesia yang Adil dan Beradab”. Seminar tersebut akan menghadirkan pembicara-pembicara nasional yakni Prof. Siti Zuhro, Prof. La Ode Masihu Kamaluddin, Prof. Tito Karnavian, Bambang Susatyo, Rocky Gerung, Yudi Latif, dan lain-lain.

Laporan: Redaksi

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *