Kapolri Diminta Copot Kapolda Metro Jaya

Keterangan Gambar : Sekjen Bakornas LKBHMI PB HMI, La ode Abdul Muharmis Erlan

JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Gatot Eddy Pramono dituntut mundur dari jabatannya oleh Bakornas Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum HMI (LKBHMI).

“Pak Irjen Pol Gatot Eddy Pramono harus mundur dari jabatan karena selama menjabat sebagai penanggung jawab hukum Polda Metro Jaya telah gagal menjaga stabilitas keamanan wilayahnya,” ujar Sekjen Bakornas LKBHMI PB HMI La ode Abdul Muharmis Erlan, Sabtu (28/9/2019).

Kata Erlan, yang masih hangat dalam ingatan publik yakni tersebarnya berita hoax video lima ambulans milik Pemprov DKI dan PMI di akun resmi “tmcpoldametrojaya”. Hal ini cukup menimbulkan keresahan publik.

Selain itu, lanjut Erlan, pengamanan demonstrasi pada tanggal 24 – 25 September 2019 yang lalu di depan Gedung DPR RI dianggap tidak sesuai dengan SOP yang ada. Sehingga menimbulkan korban jiwa dan korban luka-luka. Bukan hanya itu, pengamanan aksi unjuk rasa pada tanggal 21-23 Mei 2019 lali di depan Bawaslu RI yang juga menelan banyak korban jiwa yang sampai hari ini juga belum mendapatkan titik kejelasan padahal kasus ini sudah cukup lama.

“Jadi berdasarkan hal tersebut saya salaku Sekjen Bakornas LKBHMI PB HMI meminta Kapolri agar Kapolda Metro Jaya harus segera dicopot dari jabatannya, yang mana hal ini terus terjadi bisa menimbulkan keresahan di masyarakat dan kedepannya citra kepolisian akan tercoreng di mata masyarakat,” tutupnya.

Laporan: Muamar

Potretsultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *