Usai DCT, Caleg Masih Dilarang Pasang Iklan Kampanye di Media?

Ketua Bawaslu KotanKendari, Sahinudin (Foto: IST)
Keterangan Gambar : Ketua Bawaslu KotanKendari, Sahinudin (Foto: IST)

Potretsultra

KENDARI – Usai ditetapkan sebagai Daftar Calon Tetap (DCT) dan deklarasi kampanye Pemilu damai pada Minggu (23/09) kemarin, para Calon Anggota Legislatif (Caleg) masih dilarang berkampanye iklan di media massa, baik media cetak maupun media online.

Menurut Ketua Bawaslu Kota Kendari, Sahinudin, waktu iklan kampanye di media massa, baik media cetak maupun media online nanti bisa dilakukan pada tanggal 24 Maret 2019 hingga 13 April 2019.

“Saat ini pelaksanaan kampanye yang dibolehkan melalui pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, penyebaran bahan kampanye kepada umum dan pemasangan APK,” ujar Sahinuddin via selulernya, Senin (24/09/2018).

BACA JUGA : Bacaleg Curi Start Kampanye, Begini Pesan Bawaslu Kendari

BACA JUGA : Bawaslu Konkep Minta Pengguna FB Hentikan Curi Start Kampanye di Medsos

Potretsultra

Pelaksanaan kampanye terbuka tersebut, lanjut Sahinudin, dimulai dari tanggal 23 September 2018 sampai dengan 13 April 2019. Hal ini sesuai dengan PKPU Nomor 5 Tahun 2018 perubahan atas PKPU Nomor 7 Tahun 2017.

Sahinuddin juga mengaku PKPU Nomor 5 Tahun 2018 tersebut sering disampaikan kepada para peserta Pemilu sebagai langkah pencegahan.

“Iya, setiap kegiatan KPU yang menghadirkan LO Parpol kami terus mengingatkan itu,” unhkapnya.

Kata Sahinudin, pihaknya juga telah mengirimkan surat himbauan terkait aturan PKPU Nomor 5 Tahun 2018 itu kepada Parpol peserta Pemilu tingkat Kota Kendari sebagai bagian dari tindakan pencegahan.

“Terakhir satu hari sebelum masa kampanye dimulai yaitu tanggal 22 September 2018 yang lalu kami sudah mengirimkan surat himbauan ke Parpol peserta Pemilu tentang pencegahan itu,” pungkasnya.

Laporan: Jubirman

Potretsultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *