Siska Karina Defenitif Dilantik Wawali Kendari Oleh Gubernur

Keterangan Gambar : Gubernur Sultra H Ali Mazi,Lantik Wakil Wali Kota Kendari dr Siska Karina Imran (Foto:Ismed)

Potretsultra

KENDARI–  dr Siska Karina Imran (SKM) resmi dilantik definitif menjadi Wakil Wali (Wawali) Kota Kendari Periode sisa masa jabatan 2017 – 2022.Siska diambil sumpah pelantikan oleh Gubernur Sultra H. Ali Mazi di Rumah Jabatan Gubernur Sultra,Rabu (6/5/2020).

Pelantikan berlangsung tertutup,dan tidak diperbolehkan diliput wartawan.Itupun hanya beberapa kerabat yang diperkenankan masuk kedalam ruang pelantikan.

Tercatat dengan dilantiknya Siska sebagai wawali Kendari, Ia pun resmi menjadi wawali perempuan pertama di Kota Kendari diresmikan sebagai Kota Madya pada 27 September 1995.

 

Sebelum pelantikan Siska mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh keluarga,tim pemenangan dan juga segenap masyarakat Kota Kendari.”Terima kasih atas dukungannya. Mohon doa restunya. Insyah Allah saya akan amanah dan akan membangun Kota bersama pak Wali,” tuturnya.

Siska, lahir di Kendari pada 1988, usianya kini 31 tahun. Hasil pernikahannya dengan ADP menghadirkan 1 anak yang bernama Mescha Ramadhani Adriatma. Jebolan Fakultas Kedokteran ini sempat menjadi dokter selama 2015-2017 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolaka Utara (Kolut) dan di Puskesmas Mekar Kota Kendari.

 

Selanjutnya pada 2017 Siska menjadi Ketua Tim Penggerak PKK setelah suaminya Adriatma Dwi Putra (ADP) terpilih menjadi Wali Kota Kendari.
Tak hanya menggeluti dunia kedokteran, Siska juga rupanya merambah dunia politik, dengan menjadi Wakil Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Kendari.

Kembali soal wawali pertama perempuan, pada awal berdiri sebagai kotamadya pada 1995, Wali Kota Kendari yang saat itu dijabat Lasjkar Koedoes belum memiliki wakil. Itu pun masih berstatus pelaksana tugas (Plt).

Kemudian, Kota Kendari dipimpin oleh Masyhur Masie Abunawas pada 1996-2001, juga tanpa pendamping. Setelah periode Masyhur Masie Abunawas habis, ia digantikan Andi Kaharuddin sebagai pelaksana tugas (plt) selama 2001-2002.
Nanti pada 2002 Kota Kendari akhirnya dipimpin sosok wali kota dan wakil wali kota. Mereka adalah Masyhur Masie Abunawas dan Andi Musakkir Mustafa, berkuasa sampai 2007.

Selanjutnya, pada 2007-2012 Wali Kota Kendari dijabat Asrun-Musadar Mappasomba. Keduanya rupanya kembali terpilih di periode keduanya untuk 2012-2017. Pengaruh Asrun rupanya tidak hilang, setelah masa kepemimpinannya berakhir ia digantikan anaknya, Adriatma Dwi Putra (ADP) menjadi Wali Kota Kendari hasil Pilkada 2017. ADP berpasangan dengan Sulkarnain.

Karena kasus yang menimpa ADP pada 2018, Sulkarnain akhirnya diangkat menjadi Wali Kota Kendari, sedangkan posisi wakil ditentukan melalui pemilihan di dewan. Pilwawali yang digelar 5 Maret 2020 melahirkan Siska Karina Imran sebagai pemenang dengan meraih 19 suara, mengalahkan pesaingnya, Adi Jaya Putra (AJP), yang hanya mendulang 16 suara.

Laporan:La Ismeid

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *