Ribuan Mahasiswa ‘Turun Gunung’ ikut Aksi Bela Wawonii Jilid II

Massa Aksi Bela Wawonii Jilid (Foto: Jubirman)
Keterangan Gambar : Massa Aksi Bela Wawonii Jilid (Foto: Jubirman)

KENDARI – Suasana lalulitas kendaraan di Kota kendari pada Kamis (14/3/2019) terpaksa terganggu. Pasalnya, ribuan masyarakat ikut berpartisipasi dalam Front Rakyat Sultra Bela Wawonii (FRSBW) dalam menggelar aksi di Kantor Gubernur Sultra untuk meminta agar 15 Izin Usaha Pertambangan di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) dapat dicabut.

Dalam pantauan Potretsultra.com, jumlah massa aksi yang bergabung dalam aksi bela Wawonii jilid dua ini terlihat cukup besar. Ribuan pendemo memadati jalan raya menuju Kantor Gubernur. Yang turun gunung dalam aksi kali ini bukan hanya dari masyarakat dan mahasiswa Wawonii, namun mahasiswa dari Kabupaten Konawe, Konawe Utara, dan Kolaka Utara juga terlihat ikut bergabung dalam FRSBW.

Mahasiswa pun tak hanya dari Universitas Halu Oleo saja. Hampir seluruh mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Kendari ini turut dan terketuk hati mengikuti aksi bela Wawonii jilid dua. Bahkan dari BEM Universitas Lakidende saja juga turun lapangan membantu warga Wawonii untuk mencabut IUP tambang.

“Kami terketuk hati untuk membantu masyarakat Wawonii,” teriak salah satu orator dari perwakilan Unilaki.

Sementara itu, HMI dan HMI MPO juga tak mau kehilangan momen. Momentum aksi pencabutan IUP Konkep tak luput dari dua organisasi yang terlahir dari rahim Lafran Pane itu. Keduanya sepakat bersama-sama memperjuangkan pencabutan IUP tambang di Pulau Wawonii. David Rudin selaku perwakilan HMI MPO dalam orasinya menegaskan, pihaknya takkan mundur sebelum IUP dicabut.

“Kami dari HMI MPO takkan mundur sebelum IUP tambang di Konkep dicabut,” teriak David.

“Kami juga siap berada di garda terdepan untuk membela masyarakat Wawonii,” tegas salah satu orator dari perwakilan HMI.

Para orator terlihat bergantian berorasi. Karena massa aksi yang berada di barisan FRSBW sangat besar, maka Jenderal Lapangan, Mando Maskuri berkali-kali mengingatkan agar para pendemo tidak terprovokasi oleh oknum-oknum yang berencana mencederasi aksi damai ini.

“Kawan-kawan jangan terprovokasi, kita ini aksi damai,” ujar Mando.

Untuk diketahui, selain BEM Unilai, HMI, dan HMI MPO yang ikut aksi bela Wawonii jilid dua ini, PMII, GMNI, IMM, LMND, KAMMI, STN, Insan Merah Putih, BEM Mandala Waluya, BEM Unsultra, BEM Unusra, BEM STMIK Bina Bangsa, BEM Faperta UHO, dan beberapa organisasi mahasiswa dari Kolaka Utara, Konawe, dan Konawe Utara.

Laporan: Jubirman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *