Nyamuk DBD Menyerang, Sahabat Nirna Gelar Fogging di Poasia

Kegiatan Fogging oleh Sahabat Nirna Lachmuddin di Kecamatan Poasia (Foto: IST)Kegiatan Fogging oleh Sahabat Nirna Lachmuddin di Kecamatan Poasia (Foto: IST)
Keterangan Gambar : Kegiatan Fogging oleh Sahabat Nirna Lachmuddin di Kecamatan Poasia (Foto: IST)

KENDARI – Sahabat Nirna Lachmuddin menggelar kegiatan fogging atau pengasapan sarang nyamuk di BTN Pinang Kuning Kecamatan Poasia Kota Kendari, Rabu (13/2/2019).

Kegiatan pengasapan sarang nyamuk ini disambut dengan sangat antusias oleh warga sekitar. Apalagi ini dilakukan secara suka rela atau gratis oleh Sahabat Nirna Lachmuddin. Salah satu warga di komlepks BTN tersebut, Linda mengaku mengapresiasi kegiatan fogging itu

“Pastinya kita sangat senang dengan fogging gratis ini. Semoga bisa jadi contoh di daerah lain,” ungkap Linda.

Pengakuan lain juga dating dari Irman yang diketahui juga tinggal di BTN Pinang Kuning. Dirinya sangat mengapresiasi Sahabat Nirna Lachmuddin yang memiliki respon cepat saat dihubungi oleh masyarakat. Awalnya, di lingkungan BTN tersebut beberapa anak telah terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat gigitan Nyamuk Aedes Aegypti Sehingga dirinya langsung menghubungi Sahabat Nirna Lachmuddin untuk menginformasikan hal itu.

“Alhamdulillah direspon cepat, kemarin ditelpon hari ini pagi-pagi sudah ada tim relawan melakukan fogging,” jelas Imran.

BACA JUGA: Gelar Pengobatan Gratis, Nirna Lachmuddin: Saya Akan Perjuangkan Program ini

BACA JUGA: Sahabat Nirna Ulurkan Tangannya untuk Korban Bencana di Sulteng

Di tempat yang sama, Ketua Tim Relawan Sahabat Nirna Lachmuddin, La Ode Hasiruddin  menerangkan, program fogging yang baru saja dilaunching itu tak hanya dilakukan di Kota Kendari. Daerah-daerah lainnya di Sultra juga bakal melakukan kegiatan fogging. Karena tim sahabat Nirna Lachmuddin juga sudah siap di daerah lain.

“Sekarang memang kita masih fokus di Kota Kendari dulu, tapi di daerah seperti Kolaka, Buton dan Muna sudah ada tim juga yang jalan,” terang Hasiruddin.

Hasiruddin juga menambahkan, kondisi yang sering hujan ini berdampak pada munculnya jentik-jentik nyamuk dan memudahkan untuk terjangkit penyakit DBD.

”Solusinya adalah harus dilakukan fogging di lingkungan warga,” pungkasnya.


Laporan: Jubirman

Potretsultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *