‘Istana’ Belum Akomodir Pemekaran Kepton, HMI Ajak Warga Turun ke Jalan

Keterangan Gambar : Ilustrasi

Potretsultra

BAUBAU – Wacana Pemekaran Provinsi Kepulauan Buton yang hingga saat ini belum menemui titik terang menjadi bahan diskusi hangat di hampir setiap elemen pemuda se jazirah Kepulauan Buton (Kepton).

Hal ini dikatakan Ketua Umum HMI Cabang Baubau La Ode Rizki Satria. Menurutnya, meskipun klaim bahwa segala persyaratan administrasi telah lengkap selalu digaungkan oleh beberapa elit di tanah Kepton, tetapi rasa-rasanya itu tidak menjadi alat yang kuat untuk mewujudkan nawaitu agar mekar dari Provinsi Sulawesi Tenggara.

Apalagi, lanjut Rizki, Pemerintah RI atau pihak istana pada beberapa waktu lalu telah mengirim sinyal bahwa dalam waktu dekat akan ada pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) tetapi Provinsi Kepton tak termasuk di dalamnya.

“Maka melalui kesempatan ini, Pengurus HMI Cabang Baubau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mari ramai-ramai kita turun ke jalan agar membuka mata Pemerintah Republik Indonesia bahwa kita benar-benar menginginkan pemekaran Kepulauan Buton,” ujar Rizki kepada Potretsultra.com, Jumat (24/1/2020).

“Selain itu, hemat kami juga saat ini Kepton hanya menjadi wacana dan konsumsi elit,” tambahnya.

Kata Rizki, informasi soal Kepton tidak terdistribusi dengan baik pada masyarakat. Padahal mestinya Kepton ini menjadi perjuangan akar rumput dan bukan sekedar perjuangan elit. HMI selalu siap menjadi garda terdepan demi kepentingan umat.

“Apa lagi ini soal pemekaran Provinsi Kepulauan Buton yang kedepan jika menjadi DOB akan memperpendek rentang kendali daerah kita dalam urusan apapun. Terlebih lagi akan membuka banyak peluang kerja baru untuk masyarakat di jazirah eks Kesultanan Buton,” tutupnya.

Laporan: Irfan Sahidin

Potretsultra

One Comment

  1. Burlao Reply

    Papua diberikan daerah otonom baru oleh pemerintah pusat krn masyarakat Papua minta makar…, apa masyarakat Kepton harus melakukan hal yang sama juga yah??

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *