MTQ Konkep Resmi Ditutup, Wawonii Barat Tampil sebagai Jawara

Keterangan Gambar : Bupati Konkep, Amrullah Saat Menyerahkan Piala Juara Umum ke Camat Wawonii Barat

KONAWE KEPULAUAN – Ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) resmi ditutup, Kamis Malam (23/1/2020).

Di ajang MTQ ke IV tahun 2020 ini, Kecamatan Wawonii Barat tampil sebagai Juara Umum dengan berhasil mengumpulkan 12 medali emas, 4 medali perak, dan medali perunggu.

Sedangkan di posisi juara kedua ditempati Kecamatan Wawonii Timur, juara ketiga Kecamatan Selatan. Kecamatan Wawonii Tenggara di urutan ke empat, Kecamatan Wawonii Timur Laut urutan ke lima, dan Kecamatan Wawonii Utara di urutan ke enam. Untuk posisi buncit atau juara ke tujuh ditempati Kecamatan Wawonii Tengah.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Konkep, Andi Muhammad Luthfi dalam sambutannya mengapresiasi antuasias masyarakat dalam memeriahkan ajang MTQ ke IV ini. Total peserta yang ikut meramaikan agenda syiar islam ini berjumlah 180 orang.

“Kami sangat mengapresiasi antusias ini. Alhamdulillah, semua kecamatan ikut dalam lomba tersebut,” ujar Andi Luthfi.

Wakil Bupati (Wabup) Konkep ini juga menjelaskan, tujuan dari lomba MTQ di tingkat Konkep ini untuk mencari qori-qoriah terbaik untuk menjadi perwakilan Konkep ke lomba MTQ tingkat Povinsi Sulawesi Tenggara yang bakal digelar nanti di Kabupaten Konawe Selatan.

“Diharapkan para pemenang ini akan menjadi perwakilam Sultra ke tingkat nasional, bahkan ke tingkat internasional, kita ingin mengukir sejarah,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Konkep Amrullah dalam sambutannya mengaku bangga dan bahagia. Ia berpesan, agar terus memantapkan diri meraih prestasi membawa harum nama baik Konkep.

“Saya berharap, para pemenang terus memantapkn diri utuk berprestasi membawa nama baik konkep ke tingkat provinsi,” ucapnya.

Orang nomor satu di Pulau Wawonii ini juga mengajak seluruh warga untuk memetik hikmah dari agenda MTQ ini. “Sebagai salah satu kegiatan ritual keagamaan, semoga dapat memberikan kedalaman pengamalan ajaran agama dan nilai-nilai luhut islam,” pungkasnya.

Laporan: Jubirman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *