Usai Dilantik Jadi Pj Bupati Buton, Gerak Cepat Mustari ‘Boomingkan’ Penanganan Stunting

Keterangan Gambar : Pj Bupati Buton, Drs. Mustari, M.Si (Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Buton)

BUTON – Usai dilantik menjadi Pj Bupati Buton menggantikan Drs. Basiran, M.Si, kini Drs. La Ode Mustari, M.Si langsung bergerak cepat rapat bersama para stakeholder.

Pj Bupati Buton, Drs. Mustari, MSi dilantik Gubernur Sultra, H. Ali Mazi, SH Senin, 4 September 2023 lalu di Aula Merah Putih Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sultra.

Salah satu agenda rapat yang dilakukan oleh Mustari yakni terkait penanganan stunting di wilayah Kabupaten Buton. Ia mengajak agar semua stakeholder di Kabupaten Buton untuk mem-booming-kan penanganan stunting.

“Sebab stunting merupakan isu nasional yang harus ditangani secara serius. Selain itu stunting juga menyangkut generasi bangsa kedepan,” ujar Mustari saat membuka Pertemuan Teknis Technical Assistant Bersama Tim Percepatan Penanganan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Buton Tahun 2023 di Aula Rapat Bappeda Kabupaten Buton, Rabu (6/9/2023).

Saat berbicara di hadapan TPPS dan dinas terkait yang menangani stunting merupakan hari pertama Mustari berkantor sebagai penjabat Bupati Buton.

“Stunting telah menjadi isu nasional. Dan Kabupaten Buton awalnya angka stuting mencapai 32 persen sekarang berada di angka 17 persen. Untuk itu Saya selaku Penjabat Bupati Buton yang baru dilantik menyampaikan apresiasi pada TPPS dan dinas terkait yang telah bekerja keras selama ini dalam penangnan penurunan angka stunting di Kabupaten Buton,” ucapnya.

Mustari menegaskan Stunting telah menjadi isu nasional. Bahkan kata dia, ketika semua Pj yang hendak dilantik September mengikuti pembekalan di Kemendagri, Menteri Dalam Negeri, menitip pesan untuk semua Penjabat Bupati secara serius melakukan langkah-langkah dan memberikan perhatian serius terhadap penanganan stunting, inflasi dan kemiskinan ekstrim di wilayah masing-masing.

“Untuk itu sekali lagi saya ingin penanganan stunting dibooming-kan. Bisa menjadi perhatian oleh seluruh lapisan masyarakat. Penanganan stunting menjadi viral di semua lapisan masyarakat. Kita harus berbuat lebih agar program nasional ini menjadi sukses di daerah,” katanya.

“Kita harus membuat gerakan, dimana-mana orang harus bicara dan mengerti stunting. Besar harapan saya semua tim dan komponen lainnya dari tingkat kabupaten sampai desa dan RT,” kata sambungnya.

Sekwan DPRD Provinsi Sultra itu juga menegaskan pada tim untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga semua dapat bergerak bersama untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Buton..

Laporan: Redaksi

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *