Tolak Pembangunan Gedung DPRD yang Baru,HMI Aksi Blokade Jalan Saranani Hingga Resahkan Pengguna Jalan

Keterangan Gambar : Massa HMI Cabang Kendari menggelar aksi di Jalan Saranani tolak pembangunan gedung DPRD Sultra yang baru.(Foto:AT)

KENDARITuntutan massa aksi yang dilakukan puluhan Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kendari dengan cara memblokade jalan di Depan Holywood,Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga,Kamis (25/7/2019) malam menuai kriktik pengguna jalan disekitar. HMI melakukan aksi terkait penolakan rencana pembangunan gedung baru DPRD Sultra.

Pantauan awak media potret Sultra.com aksi penolakan tersebut dimulai sebelum shalat Maghrib dan selesai pukul 21:17 WITA. Dalam aksinya, massa aksi membakar ban bekas di tengah jalan dan memalang jalan dengan menggunakan kayu. Akibatnya, arus lalu lintas macet, sehingga membuat sebagian pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa memutar. Sebagian terpaksa memutar di halaman parkiran Barata.

Salah satu pengendara motor Yusup Perdana mengungkapkan,aksi yang yang dilakukan oleh HMI Cabang Kendari mengganggu aktifitas pengguna jalan yang beraktifitas serta masyarakat yang pulang kerja.

“Saya selaku masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintasi jalur ini sangat terganggu dengan aksi yang dilakukan pada malam ini. Pasalnya aksi demonstrasi mengatasnamakan suatu kebaikan tetapi mereka melakukan perbuatan tidak baik dan tidak terpuji, demonstrasi memalang jalan raya membuat aktivitas masyarakat berhambat,” ujarnya saat ditemui di tempat aksi.

Ia melanjutkan, aksi dengan membakar ban bekas di tengah jalan ini sama halnya mereka merusak pembangun yang telah di buat oleh pemerintah, karena jalan raya tersebut dibangun dengan APBD Sultra.

“Kita tidak boleh membiarkan perbuatan seperti ini. Malam beginikan masyarakat pulang kerja. Saya berharap aksi berikutnya mereka tidak lagi menutup jalan,” harap Yusup Perdana.

Menanggapi itu, Ketua HMI Cabang Kendari, Sulkarnain mengatakan aksi yang dilakukan sebagai ajakan kepada masyarakat agar terlibat langsung untuk mengawasi pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah.

Aksi ini merupakan bagian dari demokrasi untuk menyampaikan aspirasi.”Persoalan masyarakat yang terganggu kami memohon maaf, aksi ini bukan untuk mengganggu aktifitas masyarakat.Tujuan aksi malam ini untuk menyampaikan hal-hal yang substansi,”pungkasnya

Laporan:AT

Editor   :Ismed

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *