Tingkatkan Partisipasi Pemilih, Relasi KPU Konkep Siap Bekerja

Anggota Relasi Konkep (Foto: IST)
Keterangan Gambar : Anggota Relasi Konkep (Foto: IST)

LANGARA – Sebanyak 55 Relawan Demokrasi (Relasi) hasil seleksi KPU Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), resmi akan bekerja usai dilantik dan menerima materi Bimtek dengan masa bekerja Februari hingga April 2019, untuk  mensosialisasikan tentang pelaksanaan Pemilu 2019.

Sulham, Ketua Relasi Konkep untuk basis netizen mengukapkan, setelah resmi dilantik dan menerima materi tentang kepemiluan, langkah pertama yang bakal dilakukan adalah langsung turun ke masyarakat dengan modal atribut berupa Id Card dan fasilitas lain dari KPU bahwa relasi bertugas sebagai pembantu KPU mensosialisasikan Pemilu 17 April 2019.

“Yang kami sampaikan berupa materi dasar yang diterima saat Bimtek, seperti apa itu demokrasi, apa itu pemilih,memperkenalkan warna dan jumlah kartu suara, serta apa yang dilakukan dalam TPS nantinya,” ungkap Sulham kepada Potretsultra.com, Selasa (12/02/2019).

BACA JUGA: Usai Direkrut, 55 Relawan Demokrasi Dilatih KPU Konkep

Pemuda yang pernah menyabet Juara 1 Anatama Wawonii 2018 ini juga menambahkan, sasaran utama Relasi dalam bekerja adalah basis pemilih pemula, penyandang disabilitas, dan basis pemilih berkebutuhan khusus. Sasaran itulah yang akan dilakukan oleh 55 Relasi, dari 10 basis yang telah terbentuk dan tetap bersinergi pada basis-basis lain baik basis netizen maupun basis komunitas dan basis lainnya.

“Dengan 55 relasi  KPU kita berharap ada hasil yang positif, yakni output 17 April 2019 mendatang ketika pencoblosan, tingkat partisipasi masyarakat akan meningkat dari Pemilu sebelumnya atau di atas dari target nasional untuk Konkep sendiri,” harap mahasiswa Pascasarjana Program Studi Hukum UHO itu.

Ditambahkannya, sementara dari basis netizen sendiri yang berhadapan dengan dunia maya memilki kendala karena untuk di Konkep yang mangunakan internet hanya sebagian saja. Namun kata dia, ini bukan kendala untuk bekerja sebagai Relasi.

“Untuk basis netizen sudah mulai mengapload contoh kartu suara, dan warna kertas suara Pemilu yaitu , warna hijau untuk DPRD Kabupaten/Kota, warna biru untuk DPRD Provinsi, warna kuning untuk DPR RI, warna merah untuk DPD RI, dan warna abu-abu untuk Presiden dan Wakil Presiden,” tambahnya.

“Sasaran pengaploadan untuk basis netizen itu, ke Grup Facebook, WA, Instagram, Twitter, sementara yang paling banyak digunakan khusunya di konkep adalah Facebook dan WhatsApp maka kami fokus disitu saja,” pungkasnya.

Laporan: Jubirman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *