Tahun 2019, Pengungkapan Kasus Narkoba di Sultra Meningkat Drastis

Keterangan Gambar : Kepala Badan BNNP Sultra,Brigjend Pol Imron Korry,menyampaikan rilis penangkapan pengedaran Narkoba di Sultra sepanjang tahun 2019 (Foto:Ismed)

KENDARI – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra merilis Pengungkapan kasus Narkoba sepanjang tahun 2019. Berdasarkan rilis BNNP Sultra berhasil mengungkap 31 tersangka dan kasusnya sudah dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak penyidik jaksa.

Barang bukti (BB) yang berhasil diamankan berupa shabu 11,1 kilogram dan ganja 16 gram. Selain itu untuk yang direhabilitasi pecandu atau pengguna narkoba 421 orang.

Alhasil dari jumlah pengungkapan kasus narkoba tersebut mengalami peningkatan drastis, dari hasil pemetaan BNNP ada dua daerah dicap masuk Zona merah yakni Kota Kendari dan Kabupaten Muna rawan penyedaran narkoba. Hal ini disampaikan Kepala Badan BNNP Sultra, Brigjend Pol Imron Korry, Kamis (26/12/2019).

Imron menjelaskan, di Kota Kendari terdapat dua kelurahan yang menjadi titik rawan pengawasan pengedaran narkoba yakni kelurahan Sodoha dan Kelurahan Sonoa. Sementara di Muna ada lima kecamatan yang masuk zona merah rawan narkoba.

“Dari hasil investigadi dan interogasi yang kami lakukan modus penyalahgunaan narkoba, ada beberapa faktor yakni seperti pergaulan, pendidikan, lingkungan, dan broken home, sehingga bersangkutan nekat melakukan penyalahgunaan barang haram tersebut dan juga mengedarkanya,” tukasnya.

Jenderal bintang satu ini mengutarakan narkoba dapat merusak generasi masa depan anak bangsa.Untuk itu BNNP bersama Polda Sultra dan dinas terkait lainya, masyarakat dunia pendidikan bersinergi memberantas narkoba diwilayah sekitar. Dengan cara terus gencar melakukan penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) baik sekolah-sekolah kampus dan diwilayah sekitar.

“Narkoba menjadi tanggung jawab kita bersama untuk jaringan pengedar narkoba kita berantas hingga keakar-akarnya, kita miskinkan serta merampas seluruh kekayaan dari mereka dari hasil pengedaran narkoba,” pungkas Imron Korry.

Laporan: La Ismeid

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *