Survei THI Elektabilitas Prabowo-Sandi Tertinggi di Sultra

Direktur The Instute Haluoleo Naslim Sarlito,memaparkan hasil survei peserta Pemilu 2019,di Salah satu Hotel Kendari,Minggu (10/3/2019) (Foto:Muhammad Rusmin)
Keterangan Gambar : Direktur The Instute Haluoleo Naslim Sarlito,memaparkan hasil survei peserta Pemilu 2019,di Salah satu Hotel Kendari,Minggu (10/3/2019) (Foto:Muhammad Rusmin)

KENDARI – Lembaga The Haluoleo Institute merilis Pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Sandi menunjukan elektabilitas tertinggi tingkat keterpilihan 44,2 pada pemilihan Pilpres dan cawapres,dibanding paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf,elektabilitas mencapai 38,4 persen.Dan belum menentukan pilihan 17,4 persen.

Demikian disampaikan Direktur eksekutif The Haluoleo Institute Naslim Sarlito Alimin saat konfersi pers di Salah hotel Kendari,Minggu (10/3/2019).

Lanjut Naslim menjelaskan,tingkat pemenangan kandidat masing-masing daerah untuk Prabowo-Sandi menang di dapil 1 Kota Kendari dengan persentase 55,1 persen sementara Jokowi-Ma’ruf 27,5 persen,dan belum menentukan pilihan 17,4 persen.

Dapil 5 Kolaka, Kolaka Utara dan Kolaka Timur,elektabilitas Prabowo-Sandi 57,4 persen, Jokowi-Ma’ruf 27,1 persen, belum menentukan pilihan 15,5 persen.

Sementara dapil 6 Konawe, Konawe Utara dan Konawe Kepulauan Prabowo-Sandi sebesar 38,9 persen, Jokowi-Ma’ruf 30 persen, serta yang belum menentukan pilihan sebesar 31,1 persen.

Untuk pemenangan Paslon Jokowi-Ma’ruf menang di tiga dapil yakni dapil 2 Konawe Selatan dan Bombana dengan elektabilitas dukungan sebesar 43,3 persen, sementara Prabowo-Sandi 40,8 persen, yang belum menentukan pilihan 15,9 persen.

Di dapil 3 yakni Muna, Muna Barat, dan Buton Utara pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul 47 persen sementara Prabowo- Sandi 45 persen,yang belum menentukan pilihan 8 persen.

Selanjutnya paslon Jokowi-Ma’ruf menang di dapil 4 Baubau,Buton Selatan, Buton, Buton Tengah, dan Wakatobi sebesar 48,7 persen, dibanding Prabowo-Sandi mencapai 33,3 persen, dan belum menentukan pilihan 18,0 persen.

Selain THI melakukan survei Presiden dan cawapres, juga melakukan survei peserta pemilu lainya yakni calon anggota DPR RI dan DPD RI.

Menurut Sarlito elektabilitas partai masih didominasi oleh partai-partai besar yakni PDIP sebanyak 18 persen,partai Demokrat 14,2 persen,Golkar 13,0 persen dan terakhir Gerindra 7,3 persen.

Adapun tingkat dukungan elektabilitas calon DPR RI dari Partai PDIP diungguli Hugua 14,2 persen,Demokrat, Rusda Mahmud 10,5 persen disusul partai Golkar, Ridwan Bae,kemudian lagi Umar Arsal dari partai Demokrat.Sedangkan partai lainya seperti Nasdem dan PAN serta PKS harus bekerja ekstra untuk mendapatkan kursi disenayan.

Calon DPD RI elektabilitas tertinggi dipimpin LM Baharuddin, dengan nilai 2,7 persen,Darwis 2,3 persen dan Wa Ode Rabia Aladawia Ridwan 2,1 persen,Kemudian Andi Nirwana 2,0 persen serta Fatmayani Harli Tombili 1,8 persen.

“Jadi kami simpulkan untuk sementara berdasarkan survei THI dilapangan ada empat partai yang bakal lolos menuju ke Senayan dari 4 parpol tersebut yakni PDIP mendapat 2 kursi,demokrat 2 kursi,Golkar 1 kursi dan gerindra  mendapat 1 kursi,”katanya.

Kendatipun demikian lebih lanjut Naslim ke 4 parpol tersebut akan ditentukan konsistensinya,hingga lada hari H pemilihan.Sebab masih ada margin of erornya dari hasil survei THI kurang lebih 3,8 persen.

“Kami melakukan survei dengan teknik pengambilan data wawancara tatap muka(face to face interview) dengan pandung kusioner,selama 6 hari mulai18- 23 Februari 2019 dengan 660 orang responden yang dipilih secara acak di 17 kabupaten/kota se Sultra,”pungkasnya.

Laporan: Muhammad Rusmin
Editor: Sultan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *