Sosialisasikan Bahaya Narkoba di Konut, Gafur: Narkoba Penjajah Tanpa Wajah

Ketua DPC Granat Konut, Gafur Saat Membawa Materi di Sosialisasi Bahaya Narkoba (Foto: Redaksi)
Keterangan Gambar : Ketua DPC Granat Konut, Gafur Saat Membawa Materi di Sosialisasi Bahaya Narkoba (Foto: Redaksi)

Konawe Utara – Pemerintah Kabupeten Konawe Utara (Konut) melalui Badan kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) dan DPC Granat Konut, serta kepolisian hadir sebagai narasumber tentang sosialisasi penyalahgunaan Narkoba, di Salah satu gedung Aula Kecamatan Lembo (15/11/2018).

Maraknya peredaran Narkoba sangat membahayakan lingkungan sekitar dan mengancam keselamatan para generasi penerus bangsa Indonesia karena sudah masuk hingga ke pelosok daerah Konawe Utara, menyentuh semua kalangan pelajar, pemuda, dan juga masyrakat.

Ketua DPC Granat Konut, Gafur yang hadir sebagai Pemateri di kegiatan tersebut mengatakan, melalui penyuluhan sosialisasi, setidaknya dapat memberikan informasi secara luas ke masyarakat Konut mengenai bahaya dan dampak negatif narkoba.

“Ingat, jangan coba-coba dengan Narkoba karena secara otomatis merusak saraf dan mental bagi penguna barang haram itu,” ujar Gafur.

Dijelaskan Gafur, saat ini dengan perkembangan, sudah cukup banyak jenis Narkoba yang diciptakan oleh oknum yang ingin merusak generasi muda. Melalui Narkoba, di Konut sudah ada korban penyalahgunaan Narkoba di tingkatan pelajar jika kita tidak bergerak mencegah peredarannya maka mental generasi berikutnya bisa rusak.

“Narkoba musuh besar bangsa Indonsia yang tidak nampak secara wujud, tapi melalui Narkoba generasi bangsa kita sangat terancam masa depannya,” jelasnya.

“Jika Narkoba tidak dicegah penyalahgunaanya maka bisa merusak saraf dan tubuh pengunanya. Nah, pengamatan dari Granat Narkoba yang lagi beredar di Konut didominasi berbagai jenis mulai sabu-sabu, ekstasi, ganja, dan lem fox,” tambahnya.

Bupati Konut melalui Kepala kesbangpol, Budiman mengatakan, pihaknya sudah melakukan beberapa upaya untuk mengantisipasi peredaran Narkoba di wilayah Konut, melalui sosialiasasi di tingkat pelajar SMA. Pencegahan dini kepada generasi muda dan juga masyarakat.

“Sekarang giliran di Kecamatan Lembo sosialisasi tentang darurat Narkoba di Indonseisa terkhusus Konut yang lagi marak mengunakan barang haram ini,” ungkap Budiman.

Melalui sosialiasai pencegahan Narkoba, kata Budiman, diharapkan masyarakat dan pelajar bisa lebih memahami bahayanya konsumsi Narkoba. Tambahnya, kegiatan sosialisasi ini akan berlanjut di kecamatan lain, hari ini di lembo, besok di Kecamatan Sawah, berlanjut di Kecamatan Motui dan kecamatan berikutnya.

Juharsi, ibu rumah tangga salah satu peserta sosialisasi sangat mengaspresiasi adanya gerakan sosialisasi pencegahan bahaya Narkoba. Melalui ini, sebagai ibu rumah tangga yang memiliki peran penting tentang pengawasan terhadap anak sudah bisa memberikan gambaran kepada anak betapa ruginya jika anak mengonsumsi Narkoba.

“Kedepan bukan hanya Narkoba yang disosialisasikan tapi bagaimana juga bahaya rokok diberikan pengetahuan betapa bahaya merokok bagi anak-anak remaja tingkat pelajar,” harap Juharsi

Untuk diketahui, sosialisasi pencegahan penyalahgunaan Narkoba ini dihadiri oleh Camat Lembo, Kepala desa se Kecamatan Lembo, Kepala Puskesmas, anggota DPC Granat Konut, kepolisan sektor Lembo, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan pelajar SMAN 1 Lembo.

Laporan: Redaksi

Potretsultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *