Arah Dukungan Pilwawali, Ishak Ismail: Serahkan Respon Fraksi

Keterangan Gambar : Ketua DPC PDIP Kota Kendari Ishak Ismail

KENDARI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Kendari, belum mengambil sikap arah dukungannya pada Pemilihan Wakil Wali (Pilwawali) Kota Kendari pada 5 Maret 2020. Partai berlambang banteng ini, bakal mengambil keputusan final setelah melalui rapat kesepakatan dan konsultasi Fraksi serta Pengurus yang akan digelar pada minggu pekan ini, di Kantor DPC PDIP.

Hal ini disampaikan Ketua DPC PDIP Kota Kendari H Ishak Ismail, ditemui di Kediamannya, Kamis (13/2) malam. Ia mengungkapkan,memang semenjak dari awal PDIP tidak tergesah-gesah dalam menentukan siapa yang akan diusung dari dua kandidat itu,apakah dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM (Siska) atau Adi Jaya Putra, B. Bus.,M.Com. (AJP).

Sebagai Ketua PDIP Kota Kendari, terkait arah dukungan pada calon Wakil Wali Kota Kendari sisa masa jabatan 2017-2022 tersebut, Ishak lebih merespon dari masukan teman-teman fraksi. Hal ini karena mereka yang berkompoten dan memiliki hak suara serta mereka menjalankan dinamika di DPRD.

“Sekarang kita kasih waktu teman-teman kandidat untuk sosialisasi dulu ke masing-masing anggota DPRD lainnya. Kan kursi PDIP hanya 5 Kursi saja, tentu fraksi lain lah yang menentukan kemenangan mereka. Silahkan sosialisasi dulu ke teman-teman lainnya,” paparnya.

Sesuai apa yang disampaikan Ketua Fraksi PDIP, Andi Sulolipu di Kantor DPRD Kota Kendari kemarin, Ishak sangat merespon pernyataan itu.”Memang apa yang Pak Andi Sulolipu bilang semua betul sampai sekarang kita belum memutuskan siapa yang menjadi pilihan fraksi PDIP terkait dengan pemilihan Wawali,” katanya.

Perlu diketahui PDIP ini, bukan partai pengusung dan pendukung. Jadi biarkan dulu proses itu berjalan. Nanti ada tahapan barangkali baru di pikirkan. Sebenarnya yang paling penting bagi kedua calon ini bagaimana memikirkan kota kendari lebih bagus.

Kalau sudah tiba waktuknya Fraksi PDIP pasti menjatuhkan pilihanya kepada calon yang tepat. Itu sesuai instruksi partai. “Alhamdulillah hari ini sudah ada tahapan maka PDIP segera mengambil sikap untuk melaksanakan rapat internal kepada pengurus DPC untuk membicarakan ini secara serius.Perlu waktu konsultasi baru memulai tentukan pilihan,” ujarnya.

Nantinya, lanjut Ishak, hasil konsultasi dan kesepakatan tersebut akan dilaporkan kepada ketua DPD. Namum demikian sejauh ini sudah ada gambaran berdasarkan hasil lobi teman-teman calon.

“Seperti Ibu Siska, sudah ketemu saya, dan juga Adi sudah perna ketemu saya. Saya sampaikan kepada mereka bahwa kami tidak punya kepentingan khusus disana untuk wawali ini. Kalian berpikir bagaimana caranya melakukan sosialisasi kepada anggotaa DPRD lainnya. Dan menyakinkan mereka,” ucapnya.

Karena kata Ishak, penentu bukan PDIP Perjuangan tetapi semua anggota DPRD yang ada di dalam sebanyak 35 anggota DPRD.  Seperti ketahui total anggota DPRD Kota Kendari berjumlah 35 orang, sementara anggota DPRD dari PDIP hanya 5 orang.

Mengenai Pilwawali masih Ishak Ismail, sudah dikonsultasikan ke DPP dan DPD dan itu sudah ada gambaran pilhan. Intinya karena ini pemilihan wakil sehingga semua keputusan ada ditangan DPC bahkan kami sudah konsultasikan juga sehubungan dengan hasil-hasil yang akan diputuskan nantinya.

Selain itu, arahan partai jikalau ada anggota fraksi yang ‘mbalelo’ maka sanksinya jelas akan dihadiahi PAW. Karena partai pelopor sudah tentu ditekankan kalau tidak ikut perintah partai sanksinya tegas. Lanjutnya, dalam Pilwawali kali ini, PDIP tidak mengeluarkan rekomendasi bahwa PDIP pilih Siska atau Adi. Nanti dlihat hasil dinamika rapat  antara pengurus DPC dan Fraksi.

“Saya pastikan suara PDIP akan solid mendukung figurnya berdasarkan hasil rapat dan konsultasi dan kalau ada yang mbalelo pasti ada sanksinya,” tegasnya.

Ia menambahkan, untuk mengetahui satu atau tidak, atau beda pilihan pasti akan ditau. Karena mereka (anggota DPRD, red) mewakili semua didalam. Olehnya itu, penting digelar rapat-rapat untuk menyatukan kesepakatan dan kesepahaman yang sah untuk memilih kandidat yang bisa membangun Kota Kendari lebih baik.

Laporan: La Ismeid

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *