KONAWE KEPULAUAN – Ada catatan sejarah yang ditorehkan oleh Bupati Konawe Kepulauan (Konkep), Ir. H. Amrullah, MT melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.
Pemerintah Daerah (Pemda) Konkep berhasil meyakinkan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk menghadirkan pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) di Kabupaten Konawe Kepulauan. Bahkan tak tanggung-tanggung, untuk membangun gedung Perpusda Konkep ini digelontorkan anggaran Rp. 9,6 Miliar.
Acara peletakan batu pertama dilaksanakan pada Selasa (28/3/2023) yang diawali oleh Bupati Konkep, Ir. H. Amrullah, MT kemudian disusul Ketua DPRD Konkep, Ishak, SE, Sekda Konkep Ir. H. Cecep Trisnajayadi, MM lalu diikuti Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Drs. Danyal, M.Pd. Momen bersejarah ini ikut disaksikan langsung oleh para Kepala OPD, camat, dan sejumlah Kepala Desa. Agenda ini juga dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis kunci Perpustakaan desa dan pojok baca.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Konkep, Danyal mengungkapkan, pembangunan gedung layanan perpustakaan daerah ini dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus yang masuk dalam program prioritas nasional tahun 2023.
“Tujuan dan sasarannya yakni menyediakan sarana dan prasarana untuk meningkatkan minat kegemaran membaca masyarakat, meningkatkan indeks pembangunan literasi masyarakat, dan mempermudah jangkauan masyarakat dalam mengakses informasi di perpustakaan,” terang Danyal.
Selain itu, Danyal juga menyampaikan bahwa di tahun 2022 lalu telah dibangun 7 perpustakaan desa dan 3 pojok baca melalui Dana Alokasi Umum (DAU) yang tersebar di berbagai kecamatan se Konkep.
Di tempat yang sama, Bupati Konkep, Amrullah menjelaskan, masuknya program dan kegiatan perpustakaan dalam prioritas bidang pembangunan nasional 2020 – 2024 sesuai RPJMN bahwa perpustakaan sebagai pusat budaya bangsa dalam upaya membangun sinergitas dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional. Khususnya akselerasi pencapaian pembangunan dan pengembangan budaya kegemaran membaca dan indeks pembangunan literasi masyarakat.
“Komitmen pemerintah pusat dalam membangun masyarakat yang cerdas ini sejalan dengan komitmen kami terhadap daerah yang kita cintai ini, sesuai visi misi Bupati dan wakil bupati dengan tagline Wawonii Bangkit, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Wawonii,” ungkap Amrullah.
Menurut Amrullah, tantangan saat ini adalah bagaimana publik dapat mengakses dan memanfaatkan koleksi-koleksi yang bernilai dalam era digital saat ini. Untuk menjawab itu, Pemda Konkep telah menyiapkan perpustakaan digital melalui aplikasi i-wawonii yang dapat diunduh melalui play store.
“Ini adalah bentuk keseriusan kita dalam menjawab ketertinggalan menuju Wawonii bangkit,” katanya.
Oleh itulah, lanjut Amrullah, salah satu peran penting dalam mendorong amanat ini adalah tugas perpustakaan yang harus pro aktif menyadarkan masyarakat terhadap pentingnya minat baca. Karena dengan membaca akan merubah pola kehidupan dari ketertinggalan menuju kesejahteraan.
“Saya menghimbau kepada seluruh komponen masyarakat dan para stakeholder agar senantiasa bersama-sama menghidupkan dan memanfaatkan perpustakaan sebagai wadah mencari solusi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan,” pungkasnya.
Laporan: Man






















Tinggalkan Balasan