Turun Reses, DPRD Konkep Terima Sederet Aspirasi Masalah-Masalah Aktual

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Konkep, Ishak, SE Saat Menggelar Reses I Tahun 2023 di Kecamatan Wawonii Selatan

Potretsultra

KONAWE KEPULAUAN – Sebanyak 20 anggota DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) telah menggelar reses I tahun 2023 untuk menyerap aspirasi rakyat. Reses ini berlangsung dari tanggal 20 sampai 24 Maret 2023.

Ketua DPRD Konkep, Ishak, SE melakukan reses di 3 (tiga) lokasi yakni di Desa Sawapatani, Desa Puuwatu, dan Desa Wawouso Kecamatan Wawonii Selatan.

Di hadapan masyarakat, Ishak menyampaikan agar seluruh warga yang hadir dapat menyalurkan segala aspirasinya. Karena ini telah menjadi peran dan tanggung jawab setiap perwakilan rakyat untuk memperjuangkan dan menyalurkannya ke Pemerintah Daerah.

Saat mengunjungi Desa Sawapatani, Ishak menerima aspirasi yang menjadi prioritas yakni berupa pembangunan talud pantai, pembangunan pagar SMPN 1 Wawonii Selatan, dan pembangunan pagar Puskesmas Bobolio. Sedangkan warga di Desa Puuwatu mengusulkan rehabilitasi air bersih, pembangunan jalan usaha tani, pembangunan talud pantai, dan pembangunan pagar dan paving blok di SMP.

Ketua DPRD Konkep, Ishak, SE

Ketua DPRD Konkep, Ishak, SE

Sementara itu, beberapa aspirasi warga dari Desa Wawouso yang diusulkan ke politisi Partai Demokrat itu yakni pembangunan talud pantai dan rehabilitasi air bersih. Usulan lain yakni rehabilitasi di SD Wawouso.

Menanggapi hal tersebut, Ishak mengaku siap memperjuangkan berbagai aspirasi yang menjadi prioritas untuk disampaikan ke Pemerintah Daerah.

“Jadi saat reses, beberapa usulan yang masuk yakni pembangunan talud pantai, rehabilitasi air bersih, pembukaan jalan usaha tani, dan beberapa rehabilitasi gedung sekolah, itu semua menjadi prioritas kami untuk disampaikan ke Pemda Konkep,” ujar Ishak beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, Ishak juga menerima usulan atau aspirasi warga terkait pengaspalan di jalur Kecamatan Wawonii Selatan menuju Kecamatan Wawonii Tenggara. Apalagi, jalur ini menjadi satu-satunya akses utama menuju Ibukota Kabupaten. Sehingga Ishak menegaskan, hal ini secepatnya disampaikan ke dinas terkait.

“Terkait usulan pengaspalan, memang ini hal yang serius sehingga harus kita perjuangkan. Tentunya telah menjadi kewajiban kami sebagai perwakilan rakyat untuk menyampaikan segala aspirasi yang diserap untuk disampaikan ke pihak terkait,” jelasnya.

Lanjut Ishak, aspirasi-aspirasi tersebut sudah disampaikan dan diserahkan resmi melalui Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Reses Masa Sidang I tahun 2023 di Aula Rapat DPRD Konkep, Senin (27/3) lalu.

“Hasil reses sudah kami serahkan secara resmi melalui Rapat Paripurna,” ucapnya.

Perjuangkan Pengaspalan Jalur Mosolo dan Akses Menuju Tekonea

Reses menjadi momen yang paling dinantikan oleh sejumlah warga untuk menyampaikan masukan, usulan, atau aspirasi kepada perwakilannya yang duduk di kursi legislatif.

Muhammad Farid, SE selaku Anggota DPRD Kabupaten Konawe Kepulauan dari Partai Golkar mengunjungi konstituennya di Polara Raya Kecamatan Wawonii Tenggara, Rabu (22/3/2023) lalu melalui momen reses.

Kehadiran Farid di tengah-tengah masyarakat tepatnya di Balai Desa Kekea ini benar-benar sangat dimanfaatkan oleh warga Polara Raya. Pasalnya, disinilah momen untuk menyampaikan berbagai usulan atau aspirasi agar diperjuangkan ke meja DPRD Konkep.

Satu per satu warga menyampaikan aspirasinya. Mulai dari persoalan ancaman ombak di musim timur, drainase, hingga urusan persawahan.

Warga juga mengusulkan perlunya pengaspalan baik ruas jalan Polara menuju Mosolo maupun ruas jalan Polara menuju Tekonea. Hal ini dinilai penting karena, akses jalan sangat berpengaruh signifikan terhadap perputaran roda ekonomi di suatu daerah ataupun desa. Apalagi ini menjadi satu-satunya jalur darat yang utama menuju ibukota Langara.

Potretsultra

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Farid mengaku siap menyuarakan apa yang menjadi usulan atau aspirasi warga Polara Raya dan warga Wawonii Tenggara secara umum untuk disampaikan ke dinas terkait.

“Apapun yang menjadi skala prioritas pada reses ini, akan kami perjuangkan dan secepatnya akan kami sampaikan ke dinas terkait supaya diprogramkan pembangunannya,” ujar Farid.

Anggota DPRD Konsep, Muhammad Farid, SE Saat Reses di Polara Raya

Terkait pengaspalan jalan, Farid menyampaikan hal ini segera akan didiskusikan dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Konkep. Apalagi saat ini Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 3 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.

“Jadi mengenai pengaspalan jalan ini tentu sejalan dengan Intruksi Presiden RI tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah. Sehingga usulan ini segera kami diskusikan dengan Kadis PU Konkep seperti apa solusi terbaiknya,” jelasnya.

Selaku politisi Partai Golkar, tentunya Farid sangat dekat komunikasi dengan Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Ridwan Bae. Karena saat ini Ridwan Bae duduk di Komisi V yang membidangi urusan transportasi, pekerjaan umum, perumahan rakyat, dan pembangunan pedesaan dan kawasan tertinggal.

“Mengenai pengaspalan jalan ini kami juga akan segera mendiskusikannya dengan Anggota DPR RI Komisi V, Pak Ridwan Bae yang kaitannya soal dana Inpres,” ucapnya.

Selain itu, Ketua DPD II Partai Golkar Konkep ini juga bakal memperjuangkan aspirasi lain seperti pembangunan talud pantai, pembangunan drainase, dan percetakan sawah di Polara Raya.

“Termasuk pembangunan talud, drainase, dan percetakan sawah menjadi juga usulan prioritas yang akan kami suarakan dan perjuangkan,” pungkasnya.

Terima Aspirasi Masalah-Masalah Aktual

Reses juga dilakukan oleh Wakil Ketua I DPRD Konkep, Imanudin. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menggelar reses di Kecamatan Wawonii Utara dan Kecamatan Wawonii Tenggara.

Wakil Ketua DPRD Konkep, Imanudin (Foto: IST)

Dalam Reses itu, Presidium KAHMI Konkep ini menerima sejumlah aspirasi tentang masalah-maalah aktual yang ada di masyarakat. Diantaranya masalah ekonomi, sosial, infrastruktur, dan lain-lain.

“Pelaksanaan Reses di Wawonii Utara dan Wawonii Tenggara masyarakat mengusulkan pembangunan jalan usaha tani, pengadaan air bersih, pembangunan irigasi, pembangunan talud pantai, dan alat-alat penunjang di beberapa rumah ibadah,” terang Imanudin.

Hal yang sama juga diserap oleh Anggota DPRD Konkep Dapil Wawonii Selatan – Wawonii Tenggara, Arman. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyelesaikan reses di Desa Bobolio, Desa Wawouso Baru, dan Langgara Jaya.

Anggota DPRD Konkep, Arman, S.Pdi (Foto: IST)

Anggota DPRD Konkep, Arman, S.Pdi (Foto: IST)

Sejumlah aspirasi yang diterima Arman saat reses diantaranya pembangunan tanggul pantai. hal tersebut diminta agar secepatnya direalisasikan karena abrasi akan merusak beberapa rumah penduduk. Sementara warga Wawouso Baru mengusulkan pembangunan tanggul sungai.

“Apapun bentuk usulannya akan dibahas lalu diprogram sesuai ketersediaan anggaran dan yang paling menjadi skala prioritas. Tentu tidak semua usulan terakomodir langsung melainkan menjadi bahan untuk kemudian dipertimbangkan dalam agenda-agenda pembahasan selanjutnya,” pungkas Arman.

Laporan: Jarman

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *