Sandiaga Uno Promosikan Tenun Khas Kaledupa, Gubernur Sultra Diminta Respon Serius

Keterangan Gambar : Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno (Sumber: Fanspage FB Sandiaga Uno)

Potretsultra

BUTON – Dipromosikannya kain tenun khas Kaledupa Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno patut direspon serius dari pemerintah setempat.

Hal ini dikatakan oleh Ketua Forum Komunikasi Pemuda (FKP) Buton, Muhammad Risman kepada Media Potretsultra.com, Kamis (18/2/2021). Kata dia, tenun khas Kaledupan yang dipromosikan oleh Menteri Parekraf kepada Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria menjadi tanda dukungan dari Kementerian Pariwisata untuk menjadikan Wakatobi sebagai kawasan strategis sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024.

“Dengan penggunaan pakaian khas Wakatobi oleh Pak Menteri Sandi, maka disitu menjadi dukungan pasti kepada Wakatobi dijadikan sebagai kawasan strategis pariwisata sesuai RPJMN 2020-2024, sehingga ada dukungan anggaran puluhan triliun, dari APBN,” ujar Risman.

Olehnya itu, Risman berharap agar Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Ali Mazi, SH untuk memaksimalkan daerah sekitar dari Kabupaten Wakatobi dengan diberikannya dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov).

“Minimalnya begitu agar menjadi dukungan daerah pengembangan Wakatobi, diantaranya Kabupaten Buton sebagai daerah terdekat,” harapnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno memperkenalkan pakaian adat Kaledupa ini saat mendapat kunjungan dari Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Hungaria, HE Péter Szijjártó untuk membahas potensi kerjasama bilateral yang diharapkan akan membawa keuntungan untuk kedua negara.

“Selain membahas potensi kerjasama antar kedua negara, saya memperkenalkan pakaian adat yang hari ini saya gunakan yakni motif tenun ikat Kaledupa,” ujar Sandiaga Uno beberapa waktu lalu.

Laporan: Jubirman

Potretsultra
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *