Resmikan Gereja di Maginti, Rajiun Berikan Bantuan Rp 20 Juta

Keterangan Gambar : Bupati Mubar, La Ode M Rajiun Tumada Saat Meresmikan Geraja di Desa Abadi Jaya (Foto: Sacriel)

Potretsultra

MUNA BARAT – Bupati Kabupaten Muna Barat (Mubar) La Ode M Rajiun Tumada menghadiri serta meresmikan gereja di Desa Abadi Jaya,  Kecamatan Maginti, Minggu (08/12/2019).

Dalam sambutannya, Bupati Mubar La Ode M Rajiun Tumada mengucapkan selamat kepada umat Kristiani Desa Abadi Jaya atas selesainya pembangunan gereja di Desa Abadi Jaya tersebut.

“Selamat untuk umat Kristiani Desa Abadi Jaya atas selesainya pembangunan Gerejanya. Tentunya membutuhkan pengorbanan baik pikiran, waktu dan tenaga maupun materil,” ucapnya.

Perlu diketahui kata Rajiun, pembangunan dan rehabilitasi rumah ibadah adalah salah satu misi Pemda Mubar termasuk kegiatan keagamaan lainnya. Sebagai implementasinya dalam kurung waktu tiga tahun terakhir di masa pemerintahannya telah memberikan bantuan pembangunan dan rehabilitasi 47 rumah ibadah dengan total anggaran 1,8 Miliar.

“Untuk itu, secara pribadi saya akan memberikan bantuan 20 juta sebagai penyempurnaan dari pembangunan Gereja ini,” ujarnya.

Mantan Kasat Pol PP Sultra ini juga menyampaikan bahwa pembinaan dan pembangunan dibidang agama mempunyai kedudukan dan peranan yang amat penting sebagai integral dari upaya meletakkan landasan moral dan spiritual yang kokoh bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan nasional dan daerah.

“Jadi manusia sebagai subjek pembangunan akan mampu menempatkan diri dalam keselarasan, keseimbangan dan keserasian hidup,” terangnya.

Rajiun menyebut bahwa kondisi ini juga menjadi modal utama dalam membina dan mengembangkan kerukunan hidup antar umat beragama yang turut berperan aktif dalam upaya mengatasi krisis budaya dan juga krisis moral.

Sambungannya, sehubunvan dengan hal tersebut Pemda Mubar mengharapkan peran dan partisipasi semua umat beragama, para pemuka agama dan tokoh masyarakat dalam memberikan kontribusi, partipasi aktif yang nyata dalam mengatasi krisis ekonomi, budaya dan moral.

“Untuk itu, saya berharap semua pihak mampu menjaga ketenangan dan kejernihan dalam bertindak dan berpikir sehingga tidak mudah dan terpancing atau terhasud oleh isu-isu yang tidak benar dan Hoax,” harapnya.

“Walaupun memiliki beragam etnis dan agama di Mubar, semoga dengan berdirinya gereja ini dapat memperkokoh tekat Kebhinekaan Negara kita khususnya Mubar,” tutupnya.

Laporan: Sacriel

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *