Periode Kedua Jokowi, PPP Sultra ‘Titip’ Mekarkan Kepton

Keterangan Gambar : Ketua DPW PPP Provinsi Sultra, Abdul Rasyid Syawal (Foto: IST)

KENDARI – Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul Rasyid Syawal sangat berharap kepada Presiden RI Joko Widodo di periode keduanya agar memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan Sultra.

Kepada Potretsultra.com pada Jumat Malam (25/10/2019), Abdul Rayid Syawal mengatakan, Presiden RI Joko Widodo harus melanjutkan dan meningkatkan porsi-porsi pembangunan untuk Sultra. Ia menyinggung realisasi pembangunan Jembatan Baruta yang bakal menjadi penghubung antara Pulau Muna dan Pulau Buton.

“Porsi-porsi pembangunan untuk Sultra harus dilanjutkan dan ditingkatkan, seperti realisasi pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Muna dan Pulau Buton, dan juga jembatan yang menghubungkan Pulau Muna dan Kota Kendari,” ujarnya.

Rasyid juga berharap agar di periode 2019 – 2024 ini, Jokowi membuka moratorium untuk pemekaran Provinsi Kepulauan Buton (Kepton). Hal ini kata dia, guna mempermudah percepatan pembangunan daerah.

“Kami sangat berharap untuk membuka moratorium pemekaran Kepton, guna mempermudah pelayanan masyarakat sekaligus percepatan pembangunan,” harapnya.

Tak hanya kepada Presiden RI, politisi partai berlambang Kakbah itu juga mengharapkan para wakil-wakil rakyat Sultra yang dipilih untuk duduk di kursi DPR RI dan DPD RI agar banyak membawa ‘kue-kue’ pembangunan untuk Sultra. Hal ini demi mengejar ketertinggalan Sultra dengan daera-daerah lain di Indonesia.

Tidak hanya itu, Rasyid juga meminta para wakil rakyat Sultra yang di senayan itu harus meningkatkan intensitas komunikasi kepada pemerintah pusat agar Kepton dapat dimekarkan secepatnya.

“Mereka harus meningkatkan komunikasi intens kepada pemerintah pusat agar Kepton bisa lebih cepat terwujud, daerah-daerah bekas kesultanan tinggal di Sultra yang belum mendapat porsi pemekaran provinsi,” pungkas politisi asal Buton Tengah ini.

Laporan: Jubirman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *