Oknum Pendamping PKH Sisipkan Bahan Kampanye, Ini Kata Bawaslu Konkep

Anggota Bawaslu Konkep Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Nur Rahmat (Foto: IST)
Keterangan Gambar : Anggota Bawaslu Konkep Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Nur Rahmat (Foto: IST)

LANGARA – Oknum pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang diduga sisipkan bahan kampanye di Kecamatan Wawonii Timur Laut Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) membua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Konkep angkat bicara.

Anggota Bawaslu Konkep Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, Nur Rahmat mengungkapkan, pihaknya telah melakukan investigasi lapangan untuk menelusuri informasi adanya dugaan oknum pendamping PKH yang sisipkan bahan kampanye di Kecamatan Wawonii Timur Laut.

“Kami sudah turun investigasi lapangan tentang informasi yang disampaikan ketua KIPP Konkep,”ungkap Nur Rahmat, Jumat Malam (15/2/2019).

BACA JUGA: Oknum Pendamping PKH di Konkep Diduga Sisipkan Bahan Kampanye

Lanjut Nur Rahmat, investigasi tersebut dilakukan pada Jumat (15/2). Namun hasil klarifikasi yang dilakukan Bawaslu Konkep ternyata tidak berhasil menemukan bukti adanya bentuk penyebaran bahan kampanye sebagaimana yang disampaikan ketua KIPP Konkep, Hamka itu.

“Menurut keterangan beberapa warga yang kami jadikan sampel klarifikasi kami sebagai obyek penerima bantuan itu mereka menyatakan tidak pernah mendengar melihat dan diberikan bentuk bahan kampanye Pemilu dalam penyaluran dana PKH,” jelasnya.

Meski belum ditemukan bukti, kata Nur Rahmat, pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan terhadap informasi awal adanya dugaan oknum pendamping PKH yang sisipkan bahan kampanye di Kecamatan Wawonii Timur Laut tersebut.

“Meskipun demikian kami tidak akan stagnan untuk meyelidiki lebih lanjut tentang informasi dimaksud, guna pengembangan keterangan dan sebagai upaya kami untuk mengumpulkan bukti-bukti materil yang menjadi landasan kami untuk menindaklanjuti, manakala hal itu benar-benar terjadi,” tutupnya.


Laporan: Jubirman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *