Momen Sumpah Pemuda, Mahasiswa Baubau Gelar Aksi Kenang Randi-Yusuf

Keterangan Gambar : Suasana Aksi di Depan Kantor Polres Baubau

BAUBAU – Soal penembakan mahasiswa di Kendari, Aliansi Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM-FA) Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) menggelar aksi solidaritas pada Hari Sumpah Pemuda di depan Polres Baubau, Senin (28/10/2019).

Koordinator Lapangan (Korlap), LM Gugun Iswaratri T menjelaskan bahwa aksi yang digelar di hari sumpah pemuda sebagai bentuk solidaritas untuk mengenang kedua Almarhum (Randi dan Yusuf) yang dianggap sebagai pejuang demokrasi.

“Randi dan Yusuf adalah pahlawan pejuang demokrasi, di hari sumpah pemuda ini kami aksi untuk meneruskan perjuangan mereka sekaligus mengenang kedua Almarhum,” tutur Gugun yang merupakan salah satu anggota Kesatuan Pemuda Pelajar Mahasiswa Muna Indonesia (KEPMMI).

Hari ini, lanjut Gugun, pihaknya meminta kepada Kepolisian Daerah Sultra agar segera menuntaskan dan menangkap pelaku penembakan. Pasalnya, kata dia, pengamanan aksi yang dilakukan oleh pihak kepolisian dengan menggunakan senjata tetap tidak dibenarkan dengan dalil hukum mana pun.

“Hari ini kami juga meminta Kapolda Sultra untuk secepatnya menangkap pelaku penembakan terhadap dua kawan kami di UHO, tidak ada alasan yang membenarkan pengamanan aksi menggunakan senjata,” pungkasnya.

Sebelumnya, dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) menjadi korban tewas saat mengikuti Unjuk Rasa (Unras) di depan Kantor DPRD Provinsi Sultra. Korban tewas tersebut adalah Immawan Randy (21) dan Yusuf Kardawi (19).

Randi tewas saat tengah dilarikan ke rumah sakit setelah tiba-tiba terjatuh di tengah aksi pada Kamis (26/9). Randi tewas setelah dadanya ditembus timah panas.

Selang satu hari, korban lain yang sempat memasuki masa kritis, Yusuf Qardawi, juga dikabarkan meninggal dunia di RS Bahteramas, Kendari pada Jumat (27/9). Ia dinyatakan tewas akibat pendarahan di kepala.

Laporan: Irfan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *