Lawan Covid-19, Dewan Yudhi Sumbang APD ke 32 Petugas Medis yang Terisolasi

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Provinsi Sultra,Yudhi Mahardika,menyerahkan sumbangan APD untuk petugas medis Bahteramas Kendari dan diterima lansung oleh Plt Direktur RSUD Bahtermas Kendari,dr Sjarib Subjikto di RSUD Bahtermas Kendari,Senin (23/3/2020) (Foto:Ismed)

KENDARI – Sejak merebaknya wabah Virus Corona (Covid-19), berbagai barang kebutuhan medis tiba-tiba sulit diadakan di Rumah Sakit se Sultra. Tidak hanya itu, di sejumlah apotik-apotik pun di Kendari sulit ditemukan. Kalaupun ada harganya melambung tinggi.

Akibatnya, keselamatan para petugas medis terancam. Khususnya di Rumah Sakit daerah (RSUD) Bahtermas Kendari, yang menjadi pusat sentral penanganan Virus Corona di Sultra.

Sejauh ini dengan minimnya Alat pelindung diri (APD) terhadap tenaga medis, sehingga 32 tenaga medis yang bersentuhan langsung dengan 3 pasien yang terpapar (positif, red) virus corona mereka pun (tenaga medis, red) berimbas di isolasi guna mengantisipasi terkenanya Covid-19 ini.

Menyadari situasi tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sultra, Yudhi Mahardika bernisiatif memberikan sumbangan Alat Pelindung Diri atau APD dan sejumlah kebutuhan lainnya. Bantuan tersebut untuk para petugas medis yang menjadi garda terdepan dalam menangani pasien Virus Corona.

Sumbangan tersebut diterima langsung oleh Plt Direktut Bahtermas Kendari, dr Sjarib Subjikto dari Yudhi Mahardika, di RSUD Bahtermas Kendari, Senin (23/3/2020).

Yudhi Mahardika

Menurut Politis Gerindra ini, dirinya sangat peduli kepada keselamatan para petugas medis yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menangani pasien virus corona. Sebab katanya, tanpa keberanian dan keikhlasan mereka, para petugas ini tidak akan bisa menangani pasien yang jumlahnya terus meningkat.

Karena itu, kata Yudih, mereka harus dilindungi. Salah satunya dengan memberikan  APD yang layak. Dalam situasi seperti ini, tenaga medis ini adalah pahlawan masyarakat. Mereka berani mempertaruhkan keselamatan dirinya sendiri untuk menolong para pasien Covid-19.

Padahal sambungnya, mereka sendiri adalah pihak yang paling rentan terhadap penularan Covid-19. Sebab mereka akan bersentuham langsung dengan yang terpapar Covid-19.

“Karena itu, sebagai wujud penghargaan dan kepedulian kepada para petugas medis ini turut menyumbangkan APD dan sejumlah kebutuhan lainya kepada para pahlawan kemanusiaan ini,” pungkasnya.

Laporan: La Ismeid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *