Kemenag Kendari Puji Pelatihan Dokter Kecil di MIN 1 Kendari, Pesertanya 70 Siswa

Keterangan Gambar : Suasana Pelaksanaan kegiatan Pelatihan Dokter Kecil di MIN 1 Kendari

KENDARI – Sebanyak 70 Siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kendari mengikuti pelatihan Dokter Kecil (Dokcil).

Kegiatan berlangsung di Aula MIN 1 Kendari selama dua hari (Jumat dan Sabtu), dengan peserta siswa siswi pilihan dan berprestasi dari kelas 3 sampai kelas 6.

Pelatihan Dokcill ini terlaksana berkat kerjasama MIN 1 Kendari dengan Dinas Kesehatan Kota Kendari (Puskesmas Benu-Benua ) dan dibuka oleh Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Kendari , H Lalan Jaya, dan didampingi Kepala Puskesmas Benu-Benua.

Kepala Kemenag Kota Kendari , H Lalan Jaya, mengapresiasi kegiatan pelatihan dokter kecil di MIN 1 Kendari, dimana sejak dini siswa sudah mendapat pelatihan dini tentang ilmu kesehatan yang nantinya bisa dipraktekkan dalam penanganan pertama kesehatan di sekolah dan di rumah.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pelatihan dokter kecil di MIN 1 Kendari, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, dimana sejak dini siswa sudah mendapatkan pelatihan ilmu kesehatan,” kata Kepala Kemenag Kota Kendari.

Kepala Kemenag Kota Kendari, H Lalan Jaya juga berterima kasih kepada Dinkes (Puskesmas Benu-Benua) dalam melakukan pendampingan kegiatan pelatihan dokter kecil ini.

Sementara itu, pihak Puskesmas Benua-Benua siap mendampingi dokter kecil MIN 1 Kendari yang dikuatkan dengan MoU tentang kesehatan siswa Min 1.

Secara umum, kegiatan pelatihan dokter kecil dilaksanakan dengan tujuan untuk memberi wawasan dan pengetahuan kepada siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat, baik di lingkungan madrasah maupun di lingkungan rumah.

Siswa-siswa yang mengikuti kegiatan dokter kecil ditunjuk sebagai koordinator pelayanan kesehatan sederhana di madrasah dan sebagai Duta UKS MIN 1 kendari.
Selama mengikuti pelatihan, para dokter kecil mendapat pengetahuan tentang pelatihan P3K di sekolah berikut pelatihan tentang imunisasi, pencegahan penyakit menular dan tidak menular, pelatihan panca indra termasuk kesehatan gigi dan mulut, kebersihan dan kesehatan perorangan dan pelatihan gizi.

Kepala MIN 1 Kendari, Kuat Mujabah turut mengapresiasi semangat peserta mengikuti pelatihan dokter kecil selama dua hari ini.

Dengan pelatihan dokter kecil tesebut, Kuat Mujabah berharap siswanya dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.

“Siswa yang mengikuti pelatihan dokter kecil ini diharapkan akan terlatih ikut melaksanakan sebagian usaha pemeliharaan dan peningkatan kesehatan terhadap diri sendiri, teman, keluarga dan lingkungannya,” tukasnya.

MIN 1 Kendari benar-benar menerapkan program Trias UKS di sekolah dalam rangka meningkatkan taraf kesehatan siswa agar mudah menerima pelajaran dengan prinsip berkualitas agar lebih berprestasi.

UKS adalah upaya satuan pendidikan dalam menanamkan menumbuhkan dan mengembangkan serta meningkatkan kemampuan hidup sehat dengan penerapan PHBS serta derajat kesehatan peserta didik melalui Trias UKS:

1. Pendidikan kesehatan melalui kegiatan peningkatan pengetahuan secara intrakuler kokurikuker dan ekstrakurikuler serta pembiasaan PHBS.

2. Pelayanan kesehatan melalui pencegahan penyakit seperti dengan imunisasi dan minum obat cacing.

3. Pelayanan linkungan sekolah sehat dengan melengkapi sarana prasarana PHBS seperti air bersih, toilet, tempat cuci tangan, tempat sampah, dan saluran drainase.

Laporan: Redaksi

Potretsultra Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *