Ini Berkas Kelengkapan Dokumen Para Pendaftar PPS Pilkada Konkep

Keterangan Gambar : Ilustrasi

KONAWE KEPULAUAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) resmi mengumumkan seleksi calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Pengumuman ini dikeluarkan pada Sabtu (15/2/2020) dengan nomor 54/PP.04.2-PU/7412/Kpu-Kab/II/2020 tentang seleksi calon anggota Panitia Pemungutan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Konawe Kepulauan tahun 2020.

Berdasarkan pengumuman tersebut, diketahui beberapa kelengkapan dokumen yang harus dibawa oleh para pendaftar PPS saat mendaftarkan diri ke Kantor KPU Konkep di Langara Kecamatan Wawonii Barat.

Para pelamar diwajibkan menyerahkan Fotocopy Kartu Tanda Penduduk Elektronik. Tidak hanya itu, calon anggota PPS juga harus menandatangani Surat Pemyataan Setia kepada Pancasila sebagai Dasar Negara , Undang -undang Dasar Negara Republik Indonesia, Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika dan cita – cita Proklamasi 17 Agustus 1945, dan Surat Pemyataan tidak pemah menjadi anggota Partai Politik, paling singkat 5 (lima) tahun tidak lagi menjadi anggota Partai Politik.

Selain itu, pendaftar calon anggota PPS harus pula harus menyerahkan Surat keterangan kesehatan dari Puskesmas atau Rumah Sakit yang di tunjuk KPU Kabupaten Konawe Kepulauan dan menandatangani Surat Pemyataan Bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Syarat yang lain yaitu, menyerahkan Fotocopi ijazah Sekolah Menengah atas/sederajat atau ijazah terakhir yang di legalisasi oleh pejabat yang berwenang atau surat keterangan dari lembaga pendidikan formal yang menyatakan bahwa yang bersangkutan sedang menjalani pendidikan sekolah menengah atas/sederajat, dan menyerahkan Pas foto ukuran 3×4 berwama 2 (dua) lembar 6 (enam) bulan terakhir.

Para pelamar PPS juga harus menandatangani Surat pernyataan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih. Mereka juga harus menandatangani surat pernyataan tidak pemah diberikan sanksi pemberhentian tetap oleh KPU/KIP Kabupaten/ Kota atau Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu apabila pemah menjadi anggota PPK, PPS, dan KPPS pada Pemilu atau Pemilihan Gubemur dan Wakil Gubemur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

Selain itu, pelamar juga harus menandatangani Surat pemyataan belum pemah menjabat 2 (dua) kali dalam Jabatan yang sama sebagai anggota PPS, Surat pemyataan tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara pemilu, dan Surat pemyataan tidak pemah menjadi tim Kampanye salah satu Pasangan Calon dalam Pemilihan Gubemur dan Wakil Gubemur, Bupati dan Wakil Bupati dan Walikota dan Wakil Walikota dan Pemilihan Umum.

Para pelamar PPS juga diharuskan membuat Daftar Riwayat Hidup (DRH) yang ditandatangani oleh yang bersangkutan. Untuk formulir dapat di ambil di Kantor KPU Kabupaten Konawe Kepulauan.

Laporan: Jubirman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *