KPU Konkep Buka Ruang Tanggapan Usai Hasil Tes Wawancara PPK Diumumkan

Komisioner KPU Konkep, Bahrun (Foto: Jubirman)
Keterangan Gambar : Komisioner KPU Konkep, Bahrun (Foto: Jubirman)

KONAWE KEPULAUAN – Hasil seleksi tes wawancara calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) resmi diumumkan pada Sabtu (15/2/2020) kemarin.

Pengumuman ini akan dilangsungkan selama 7 hari dimulai dari tanggal 15 Februari hingga 21 Februari 2020. Selama masa pengumuman ini, KPU juga membuka ruang kepada seluruh warga yang hendak memberi tanggapan atas nama-nama calon anggota PPK hasil tes wawancara.

Hal ini dikatakan Koordinator Divisi (Kordiv) Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Konkep, Bahrun kepada Potretsultra.com, Minggu (16/2/2020).

“Kita membuka tanggapan masyarakat setelah pengumuman, nanti masyarakat bisa melihat calon PPK yang sudah kami umumkan, ketika ada hal-hal yang sifatnya ada masalah dari beberapa calon ini maka tentu kpu akan melakukan klarifikasi atas tanggapan masyarakat tersebut untuk memastikan bahwa bakal calon anggota PPK memiliki integritas dan siap menyelenggarakan pemilihan dikecamatan masing masing,” ujarnya.

Kata Bahrun, masyarakat diminta ikut berperan dalam memberikan tanggapannya selama 15 – 21 Februari 2020 terhadap nama-nama calon PPK yang bakal diumumkan itu. Karena menurutnya, mungkin saja ada warga yang mengetahui salah satu oknum calon PPK yang terlibat dalam Partai Politik meski tidak terdeteksi di Sipol.

“Masyarakat diminta peran serta, karena kita tidak tahu mungkin saja dia tidak terdeteksi di Sipol tetapi ada warga masyarakat yang mengetahui dan juga mungkin ada yang diketahui ada rekam jejam buruk yang diketahui sehingga itu menjadi dasar hukum kami untuk melalukan pergantian,” katanya.

Karena setelah masa tanggapan yang akan berlangsung selama 7 hari ini, lanjut Bahrun, KPU bakal kembali mengumumkan nama-nama yang dinyatakan lolos dan siap dilantik menjadi anggota PPK yang akan ditugaskan di masing-masing kecamatan.

“Harapan kita kepada PPK terpilih, mereka mampu melaksanakan tugas yang diberikan, termasuk fokus kerjanya di wilayah kecamatan dan yang terpenting adalah kita memerlukan mereka memiliki independensi dan integritas sehingga mereka betul-betul fokus pada pekerjaannya,” harapnya.

Bahrun juga berharap, agar masalah-masalah seperti Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang terjadi pada Pilcaleg tahun 2019 kemarin tidak terjadi lagi pada Pilkada Konkep tahun 2020 ini.

“Kita berharap para PPK yang kita rekrut ini tidak terjadi lagi masalah-masalah seperti yang terjadi PSU di beberapa tempat,” harapnya.

Mantan pengurus HMI Cabang Kendari ini juga mengatakan, KPU akan melakukan pencermatan kembali terhadap calon anggota PPK yang telah ditetapkan lulus seleksi wawancara ataupun telah lulus seleksi anggota PPK terkait pemenuhan syarat bukan anggota Parpol dan  tidak berada dalam satu ikatan perkawinan sesama penyelenggara Pemilu, sebelum pelaksanaan pelantikan anggota PPK.

“Apabila ada calon anggota PPK terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar ketentuan persyaratan calon anggota PPK sebelum masa pelantikan anggota PPK, maka yang bersangkutan dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat serta digantikan oleh calon peringkat berikutnya yang memenuhi syarat,” tegasnya.

Laporan: Jubirman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *