HMI Kendari Desak Pemprov Cegah Virus Corona ke Sultra

Keterangan Gambar : Ketua Umum HMI Cabang Kendari, Ujang Hermawan

KENDARI – Kasus virus Corona yang sudah banyak memakan korban ini menjadi momok menakutkan masyarakat secara umum. Tanpa terkecuali di Sulawesi Tenggara (Sultra) Salah Satu daerah yang tingkat pemasukan TKA China paling tinggi.

Ketua Umum HMI Cabang Kendari, Ujang Hermawan mendesak pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di bawah kepemimpinan H. Ali Mazi SH segera mengintruksikan dinas terkait agar melakukan langkah-langkah yang kongkrit untuk memastikan tidak adanya penyakit virus Corona di Bumi Anoa.

“Kita telah melihat fakta yang ada, dimana pernyataan Presiden Joko Widodo bahwa saat ini ada beberapa masyarakat yang kemudian telah positif terkena virus corona,” ujar Ujang, Sabtu (7/3/2020).

Sehingga kata Ujang, sangat besar kemungkinan di Sultra akan terjadi hal demikian. Bagaimana tidak, Sultra merupakan provinsi yang memasok TKA asal China menjadi pekerja beberapa perusahaan tambang yang ada di Sultra.

“Sementara virus corona pertama kali tersebar dari Wuhan China itu Sendiri,” katanya.

Lanjut Ujang, sehingga potensi TKA asal China yang berada di Sultra sangat besar. Olehnya itu, dia menegaskan kepada Pemerintah Provinsi Sultra untuk melakukan langkah antisipasi yang konkrit agar kekhawatiran masyarakat bisa diredam” tegasnya.

Ujang Hermawan yang juga alumni Fisip UHO ini mengatakan bahwa penyakit virus corona bisa saja hadir di Bumi aanoa karena sebagian besar pekerja yang berada di PT. VDNI morosi adalah TKA dari China dan bisa saja terjangkit virus corona. Karena selama ini tidak ada pengawasan terhadap pemerintah provinsi maupun daerah.

“Harus ada pemeriksaan terpadu, baik dari Pemprov maupun Pemda yang di daerahnya memiliki perusahaan tambang yang mayoritas pekerjanya berasal dari China. Jika hal itu tidak dilakukan maka HMI Cabang Kendari akan turun mengevaluasi Pemprov maupun perusahaan-perusahan tambang yang mempekerjakan TKA Asal China,” tutupnya.

Laporan: Redaksi

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *