GMNI Baubau Geram Oknum POL PP Diduga Pukul Mahasiswa Lagi

Keterangan Gambar : Ketua GMNI Baubau, Ramadan (Kanan), (Foto: IST)

Potretsultra

BAUBAU – GMNI Kota Baubau ikut menyayangkan tindakan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang diduga melakukan pemukulan terhadap mahasiswa dari kader HMI yang sedang ikut dalam barisan gerak jalan.

“Kami sangat sayangkan tindakan oknum Satpol PP atas dugaan pemukulan ini,” ujar Ketua GMNI Baubau Ramadan, Jumat (16/8/2019).

Menurut Ramadan, giat baris-berbaris kader HMI Baubau itu dilakukan dengan semangat nasionalisme untuk memperingati HUT RI ke 74.

Lanjutnya, awal mula pemukulan ini terjadi karena peserta HMI menggunakan atribut lengkap organisasi dan membawa beberapa pamflet dan pernyataan sikap yang berisi tentang beberapa kasus yang sedang dikawal pada beberapa bulan belakangan. “Itu sebagai atribut tambahan dan pelengkap pada saat variasi barisan,” katanya.

Potretsultra

Namun apapun alasannya, menurut Ramadan, tindakan represif seperti ini tidak dibenarkan dalam dalil apapun. Pasalnya diduga hal ini sudah kesekian kalinya mahasiswa Kota Baubau mendapat kekerasan fisik dari oknum anggota POL PP Baubau.

Belum lama ini, tambah Ramadan, GMNI Baubau juga mengecam tindakan oknum POL PP yang represif kepada mahasiswa yang sedang melakukan aksi damai di depan kantor Walikota Baubau oleh lembaga Penyuara Tangisan Rakyat (PETRA) Kota Baubau.

“Waktu itu cekcok dengan POL PP Sehingga salah satu peserta masa aksi ditendang di bagian kemaluannya,” jelasnya.

Dengan ini, Ramadan menegaskan, GMNI Kota Baubau menyatakan sikap mendukung penuh HMI Baubau untuk melaporkan pemukulan ini kepada pihak yang berwajib. Selanjutnya, Ramadan juga menghimbau kepada kelompok Cipayung Plus Kota Baubau agar bersatu untuk mengawal kasus ini.

“Kami meminta kepada Wali Kota Baubau untuk mengevaluasi pimpinan OPD terkait karena ini sudah kesekian kalinya terjadi,” tutupnya.

Laporan: Redaksi

Potretsultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *