Gelar Pilkada di Masa Pandemi, KPU Konkep Lakukan Penyuluhan Kerangka Hukum

Keterangan Gambar : Suasana Penyuluhan Kerangka Hukum Pilkada oleh KPU Konkep (Foto: IST)

Potretsultra

KONAWE KEPULAUAN – Resiko menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di masa pandemi Covid-19, maka tentu penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat.

Menanggapi hal itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menggelar Penyuluhan Kerangka Hukum Pilkada Serentak Tahun 2020 dan Peraturan KPU Nomor 6 Tahun dalam Kondisi Bencana Non Alam Corona Virus Disease 19, di Balai Desa Lalowatu, Senin (31/08/2020).

Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Sultra, Ade Suerani yang hadir sebagai pembicara menjelaskan, protokol kesehatan merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan pada penyelenggaraan pilkada tahun ini.

Hal itu juga telah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Serentak Lanjutan dalam Kondisi bencana Non Alam Corona Virus Disease (Covid-19).

“Terdapat aspek kesehatan dan keselamatan yang dilakukan pada Pemilihan Serentak Lanjutan dengan prosedur paling kurang memenuhi 14 prosedur,” ungkap Ade.

14 prosedur tersebut, lanjutnya diantaranya, penggunaan masker, sarung tangan, pengecekan suhu tubuh, menyediakan sarana sanitasi, serta pengaturan menjaga jarak, dan lain sebagainya.

“Nantinya, akan diatur sedimikian rupa sesuai prosedur tersebut. Pembatasan juga kita berlakukan bagi tim cakada yang memasuki ruangan pendaftaran dimana hanya pasangan calon, ketua dan sekretaris partai politik pengusung serta LO atau tim penghubungnya yang boleh masuk,” tandasnya.

Untuk itu, Ade berharap segala hal menyangkut kelancaran tahapan tersebut, dapat disampaikan pada simulasi yang akan digelar, Rabu (2/9) nanti.

“Kita semua pasti berharap, pelaksanaan pilkada ini tidak memunculkan klaster baru penularan Covid 19. Karena pilkada ini tentu akan menghadirkan atau melibatkan banyak orang,” tuturnya.

Laporan: Redaksi

Potretsultra Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *