Dosen dan Mahasiswa UMK Budidaya Tanaman Hidroponik di Lokasi KKA

Keterangan Gambar : Pemberian tanaman Hidroponik kepada pemerintah kelurahan Labibia (Foto:Jarman

KENDARI – Untuk mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian,  dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) terus mendorong civitas akademik untuk melaksanakan kegiatan kemahasiswaan.

Dosen dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari mengadakan sosialisasi dan pelatihan bercocok tanam dengan metode budidaya tanaman Hidroponik tanaman sayuran seperti Sawi dan Kangkung di Kantor Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Senin (2/9/2019).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian program Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Universitas Muhammadiyah Kendari Periode Agustus 2019 dengan Tema “Sosialisasi Pelatihan Hidroponik Berbasis Kewirausahaan”.

Peserta Sosialisasi dan Pelatihan oleh masyarakat Kelurahan Labibia (Foto:Jarman)

Koordinator Kelurahan (Korlur) KKA Labibia Rennang mengatakan, kegiatan yang dilakukan salah satu program KKA Tahun 2019 berbasis penghijauan baik di pekarangan masyarakat selain itu dilakukan penghijauan masjid.

Sementara Wakil Kepala Kelurahan A Naim Syah saat ditemui usai kegiatan tersebut mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan dapat menambah kegiatan dari masyarakat terutama ibu-ibu di Kelurahan Labibia

Lanjutnya, dia berharap setelah kegiatan ini akan terbentuk unit usaha baru keluarga yg akan menambah pendapatan ekonomi keluarga.

“Saya berharap akan terbentuk unit usaha baru keluarga yang akan menambah pendapatan ekonomi keluarga,” ungkapnya.

Dosen Pembimbing Lapangan DPL Asriani, sekaligus pemateri dalam kegiatan ini mengungkapkan pelaksanaan kegiatan tersebut untuk memberikan motivasi wirausaha sekaligus memperkenalkan inovasi baru di bidang pertanian mengenai bercocok tanam dengan cara modern.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menciptakan masyarakat yang sadar dan penting mengonsumsi sayur sehat bebas dari pestisida dan mendukung kebijakan pemerintah swasembada pangan,” tutupnya.

Laporan: Jarman
Editor: Sultan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *