KENDARI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara, menanggapi tudingan Himpunan Pemuda 21-Nusantara (HP21N) yang menyatakan, jika KONI Sultra tak berbuat apa-apa pada para atlet dan cabang olahraga (cabor).
Padahal menurut Humas KONI Sultra, Budiamin, saat ini pihaknya telah menyiapkan para cabor menghadapi Pra PON mendatang. Meski demikian, ada sejumlah cabor prioritas yang dipersiapkan untuk mendulang medali.
Pra PON sendiri merupakan ajang kualifikasi para cabor menghadapi PON. Jika ada cabor yang tidak lolos kualifikasi tersebut dan tidak dapat mengikuti PON, bukan berarti KONI langsung disalahkan.
“Jadi tidak benar kalau KONI Sultra disebut tidak punya program kerja. Salah itu. KONI ini setiap hari bekerja,” beber Budiamin saat ditemui di Kantor KONI Sultra, Jumat (14/7/2023).
Kata Budiamin, jika ada sekelompok orang yang tidak puas dengan kinerja KONI Sultra, bukan berarti harus meminta pada KONI Pusat untuk mencopot Ketua KONI Sultra, Alfian Taufan Putra hanya lantaran ia merupakan anak Gubernur Sultra.
Budiamin menegaskan, kepemimpinan Alfian Taufan Putra bukan ditunjuk oleh Gubernur Sultra, melainkan melalui forum musyawarah dan terpilih memimpin KONI Sultra secara aklamasi.
“Itu semua ada mekanismenya, tidak langsung main tunjuk-tunjuk saja,” tegasnya.
Laporan: Aden
























Tinggalkan Balasan