Wakili Sultra, Siswa di Konkep Raih Medali Perunggu Cabor Bulutangkis Tingkat Nasional

Keterangan Gambar : Para Pemenang Kejuaraan Bulutangkis O2SN 2019 Tingkat Nasional (Foto: IST)

Potretsultra

KONKEP – Berada di kawasan tertinggal bukan alasan untuk tidak meraih sebuah prestasi. Karena prestasi yang gemilang bisa mendatangi siapa saja, tergantung ketekunanannya dalam belajar dan berlatih.

Hal ini seperti yang dialami SMP Negeri 1 Wawonii Tenggara Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep). Siapa sangka, sekolah yang beralamat di Desa Sinaulu Jaya yang terpencil dan tertinggal itu malah berhasil mengharumkan nama baik Sultra di ajang nasional.

Ichwal Rezky Ramadhan, siswa SMP Negeri 1 Wawonii Tenggara yang berhasil meraih juara 3 nasional pada Cabang Olahraga (Cabor) bulutangkis dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang digelar di Semarang pada 24 Agustus hingga 29 Agustus 2019 lalu.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala SMPN 1 Wawonii Tenggara, Paisal saat ditemui Potretsultra.com pada Minggu (8/9/2019). Kata dia, melenggangangnya nama Ichwal Rezky Ramadhan ke ajang bergengsi skala nasional itu usai mengalahkan pebulu tangkis asal Kabupaten Buton di laga final tingkat provinsi pada Kamis (27/6/2019) lalu.

Atas prestasi yang diraih oleh siswanya ini, Paisal mengaku bangga. Karena SMPN 1 Wawonii Tenggara tak hanya mengharumkan nama Konkep di 02SN Cabor bulutangkis kali ini, namun juga mengharumkan nama Sultra.

“Tentu kami bangga, ini prestasi yang luar biasa. Siswa kami berhasil mewakili Sultra dan meraih medali perunggu pada O2SN tahun ini,” ujar Paisal.

Menurut Paisal, dirinya tak pernah membayangkan siswanya bisa meraih prestasi hingga ke level nasional ini. Karena mengingat fasilitas olahraga di SMPN 1 Wawonii Tenggara belum memadai seperti sekolah lain di kota-kota besar.

Lebih lanjut Paisal menjelaskan, dirinya bakal menggenjot prestasi olahraga di cabang olahraga yang lain, seperti sepak bola, bola voly, sepak takraw, dan tenis meja. Olehnya itu dia berharap, sentuhan tangan Pemda sangat dinantikan seperti pengadaan Gedung Olah Raga (GOR) dan fasilitas olahraga lainnya di SMPN 1 Wawonii Tenggara.

“Karena sekolah kami ini berada di pinggir pantai dan berhadapan langsung dengan Laut Banda, sehingga sangat kesulitan untuk berolahraga saat musim timur dan angin kencang datang,” jelasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, salah satu guru SMPN 1 Wawonii Tenggara Rachmad Aman mengatakan, siswa-siswa dari Wawonii Tenggara tak bisa dianggap remeh. Karena meski berpostur kecil, namun para siswanya memiliki fisik yang kuat.

“Mereka tinggal dipoles sebenarnya, karena fisiknya memang kuat. Tiap hari mendaki gunung naik ke kebun, juga kuat berenang di laut. Jadi mereka terbiasa dengan kehidupan yang keras,” katanya.

Menurut Aman, siswa SMPN 1 Wawonii Tenggara bukan kali ini saja menorehkan prestasi. Saat digelar gala siswa Indonesia, tim dari SMPN 1 Wawonii Tenggara meraih juara 2 kompetisi sepak bola tingkat Konkep. Bahkan dua siswa dari SMP tersebut didaulat sebagai pemain terbaik, yakni Ifdal dan Muhammad Fajar. Selain itu, alumni SMPN 1 Wawonii Tenggara atas nama La Husu juga sempat melaju ke ajang nasional di Cabor lari saat mewakili MAN 1 Kendari.

Laporan: Jubirman

Potretsultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *