Vaksinasi Perdana di Konkep Suntik 10 Orang

Keterangan Gambar : Suasana Kick Off (Pencanangan) Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Konkep

Potretsultra

KONAWE KEPULAUAN – Program vaksinasi Covid-19 terus dilakukan oleh pemerintah, mulai dari pusat hingga ke daerah-daerah.

Kick Off (Pencanangan) Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) resmi dilakukan pada Senin (8/2/2021) di Aula Setda Konkep.

Bupati Konkep, Ir. H. Amrullah, MT dalam sambutannya mengajak seluruh stakeholder dan elemen masyarakat Konawe Kepulauan agar ikut serta mensukseskan program vaksinasi Covid-19. Selain itu, ia juga mengharapkan kepada seluruh warga untuk tetap mematuhi protokol pencegahan Virus Corona agar terhindar dari virus yang telah mewabah ke seluruh dunia itu.

“Saya berharap kepada semua masyarakat agar mengikuti program vaksinasi yang sudah memenuhi standar MUI,” ujar Amrullah.

Dukungan seluruh elemen warga, menurut Amrullah, sebagai bentuk komitmen dan ikhtiar bersama dalam mengantisipasi, meminimalisir serta meningkatkan kekebalan tubuh dari COVID-19. Tak hanya itu, ia juga mengatakan, pelaksanaan vaksinasi juga merupakan upaya pemerintah dalam memutuskan rantai penyebaran Covid-19.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada petugas kesehatan yang selalu tampil di garda terdepan dalam memutus rantai penyebaran COVID-19,” ucapnya.

Potretsultra

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Konkep, H. Sastro mengaku pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di hari pertama ini sesuai dengan yang ditargetkan. Dari 17 orang yang didaftarkan, ada 10 orang yang dilakukan penyuntikan vaksin Sinovac. Sedangkan yang lain gagal divaksin karena memiliki riwayat penyakit tertentu, termasuk Bupati Konawe Kepulauan, Ir. H. Amrullah, MT dan Sekda Konkep, Cecep Trisnajayadi.

“Target sasaran di tingkat kabupaten khususnya pejabat publik yakni 10 orang, dan itu tercapai dari 17 nama yang terdaftar. Yang lain gugur karena proses skrinning, karena memiliki riwayat penyakit seperti, hipertensi, diabetes dan yang lainnya,” jelas Sastro.

Lanjut Sastro, 14 hari kedepan akan dilakukan vaksin kedua untuk 10 orang yang telah disuntikan vaksin tersebut. “Jadi memang vaksinasi Covid-19 ini dilakukan dua kali, yang pertama dan hari ke-14, setelah itu baru kita terbitkan sertifikat,” terangnya.

Sastro juga mengatakan, ada 3 (tiga) tahap pelaksanaan vaksinasi. Tahap pertama yakni Nakes dan 10 pejabat publik, dan tahap kedua yakni para ASN dan TNI/Polri. Sedangkan untuk masyarakat umum akan divaksin pada tahap ketiga.

“Sesuai Juknis yang ada, untuk ASN dan TNI/Polri akan divaksin diperkirakan bulan Maret, sesudah itu baru masyarakat umum, namun sebelum itu kita akan lakukan edukasi ke masyarakat, kita akan keliling di 7 kecamatan untuk mensosialisasikan itu,” katanya.

Untuk diketahui, selain para pejabat publik, pemberian vaksin hari ini juga ditargetkan menyasar ke seluruh tenaga dan paramedis di tujuh Puskesmas.

Laporan: Jubirman

Potretsultra Potretsultra
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *