Unsultra Diminta PCMI Ikut Program PPAN,Rektor:Kami Dukung

Keterangan Gambar : Rektor Unsultra berpose bersam pemuda yang lolos pada PPAN ini diantaranya Fatkul Manan pertukaran pemuda ASEAN dan Jepang dan Michiko Mokodompit program pertukaran pemuda Australia (Foto:Ismed)

KENDARI–  Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) terus mendapatkan tawaran program dalam hal peningkatan kualitas Sumber daya manusia yang unggul,handal,dan profesional.Kali ini Unsultra disambangi lembaga Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Sulawesi Tenggara yang merupakan lembaga independent dibawa naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Repubulik Indonesia.

Kehadiran lembaga tersebut  melakukan sosialisasi pada perguruan tinggi di Unsultra.Guna mengajak mahasiawa Unsultra untuk mengikuti program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN),Kamis (12/3/2020).

Alumni Program pertukaran Pemuda Indonesia Periode 1996-1997, Hamrilah,mengatakan,program pertukaran pemuda ini sudah banyak alumninya termaksud  Ir Hugua (Anggota DPR RI) adalah alumni.Untuk Itu ia berharap bagi pemuda Unsultra yang memiliki skil dan keterampilan penguasan bahasa asing minimal lancar bahasa ingris bisa mengambil bagian program tersebut.

Silahkan melakukan pendaftaran di kemenpora Sultra mumpun masih ada kesempatan untuk menjajaki luar negeri.Adapun kategori umumr 18-30 tahun keatas.

“Kehadiran kami di Unsultra untuk melakukan sosialisasi kepada mahasiswa yang ingin mengikuti PPAN,dimana tahun ini Sultra mendapat jatah 2 orang yakni 1 orang laki-laki program pertukaran Korea Selatan dan 1 Perempuan untuk program kapal pemuda ASEAN,”tukasnya.

Ia menjelaskan,sebenarnya banyak program PPAN bukan hanya dua negara itu.Namun untuk Sultra tahun ini hanya mendapat 2 jatah yaitu Korea Selatan dan kapal Pemuda ASEAN.Dimana mereka akan mengelilingi 5 negara di ASEAN menggunakan kapal Nipon Maru.

Sebelumnya ada beberapa pemuda yang lolos pada PPAN ini diantaranya Fatkul Manan pertukaran pemuda ASEAN dan Jepang dan Michiko Mokodompit program pertukaran pemuda Australia.

Rektor Unsultra Prof Andi Bahrun menyambut baik program PCMI tersebut dan semua pihak harus mendukung, agar generasi muda dapat mengembangkan wawasan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki bukanya hanya tingkat regional,skala nasional namun juga dapat berkiprah internasional.

“Program seperti ini harus didukung dan saya dari awal selalu menginspirasi mahasiswa agar berinovasi dan menciptakan mimpi-mimpi besar tidak ada hari tanpa inovasi.Sehingga kampus kita tercinta ini nama besarnya dikenal pada kanca internasional,”papar Andi.

Lanjut Andi Bahrun,dalam rangka meningkatkan kredibilitas kampus yang membawa bumi anoa ini,selalu membuka lebar terhadap lembaga-lembaga dan instasi untuk melakukan sosialisasi.Seperti tahun ini dimana salah satu mahasiswa Unsultra Arsan Arsyad,di kirim di Cina mewakili indonesia bersama dengan perguruan tinggi di indonesia melalui program Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Sambungnya lagi,mudah-mudahan dengan adanya informasi lembaga PCMI ini.Unsultra bisa mengirim mahasiswa  diforum international dan semoga bisa lolos di PPAN.

“Kepada mahasiswa Unsultra sedianya mengambil peran dari program PPAN sebab ini terkoneksi dengan kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora).Dengan begitu kita akan lebih dekat dengan menteri.Dan juga program pertukaran pemuda dikanca international merupakan terobosan dalam peningkatan kualitas SDM Mahasiswa,”tukasnya.

Dosen Universitas Haluoleo itu menambahkan,dalam meningkatkan kualitas SDM handal dan profesional Unsultra sudah menjajaki kerjasama dengan beberapa negara-negara luar negeri dan baru-baru ini Unsultra teken Momerandum Of understand (MoU) dengan kebangsaan malaysia dalam dukungan pendidikan Unsultra.

Laporan:La Ismeid

 

 

 

 

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *