Tumbangkan Dua Petahana, Dua Alumnus Pilgub Melenggang ke Senayan

Rusda Mahmud dan Hugua
Keterangan Gambar : Rusda Mahmud dan Hugua

KENDARI – Meski belum diumumkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun hasil Quick Count telah menempatkan enam nama yang mewakili Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil duduk di senayan.

Hasil Quick Count yang dirilis oleh The Haluoleo Institut (THI) telah menempatkan nama Ridwan Bae (Partai Golkar), Hugua (PDI Perjuangan), Rusda Mahmud (Partai Demokrat), Tina Nur Alam (Partai Nasdem), Imran (Partai Gerindra), dan Fachri Pahlevi Konggoasa (Partai Amanat Nasional).

Partai Golkar mampu meraih suara 204.756 suara. Kemudian disusul Partai Demokrat dengan perolehan 177.456 suara. Kursi ketiga diduduki PDI Perjuangan dengan 168.769 suara. PAN menduduki posisi ke empat dengan jumlah 155.119 suara. Sedangkan posisi kelima diduduki Partai Gerindra dengan perolehan 140.227 suara. Terakhir ditempati Partai Nasdem dengan perolehan 91.830 suara.

Menurut Direktur The Haluoleo Institut, Naslim Sarlito Alimin, dari 6 nama tersebut, hanya Ridwan Bae dan Tina Nur Alam yang masih bertahan di senayan. 4 nama lainnya merupakan wajah baru yang berhasil duduk di DPR RI.

“Wajah lama di DPR RI masih diisi oleh Ridwan Bae dari Partai Golkar dan Tina Nur Alam dari Partai Nasdem,” ujar Naslim dalam keterangannya, Kamis (18/4/2019).

Nama Hugua dan Rusda Mahmud sebelumnya tercatat sebagai para petarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sultra. Mereka adalah alumnus dari pertarungan sengit di Bumi Anoa pada 2018 lalu. Hugua sebagai Calon Wakil Gubernur dan Rusda Mahmud sebagai Calon Gubernur. Sedangkan alumnus lainnya seperti Sjafei Kahar yang merupakan Cawagub dari Rusda Mahmud sepertinya harus bersabar karena gagal ke senayan.

Bukan ‘kaleng-kaleng’, Hugua ternyata merupakan Mantan Bupati Wakatobi dua periode dan menjabat sebagai ketua DPD PDI Perjuangan Sultra. Begitupun Rusda Mahmud merupakan Mantan Bupati Kolaka Utara dua periode yang berhasil menumbangkan petahana Umar Arsal.

Hal ini persis sama dengan perebutan kursi senayan di 2014 lalu. Ridwan Bae, Haerul Saleh, dan Amirul Tamim juga alumnus Pilgub Sultra pada 2012 silam yang berhasil melenggang ke DPR RI. Amirul Tamim merupakan Wacagub Sultra yang merupakan pasangan dari Buhari Matta. Sedangkan Ridwan Bae dan Haerul Shaleh merupakan pasangan Cagub-Cawagub di 2012 lalu. Namun Haerul Shaleh selaku petahana kini berakhir gagal ke senayan karena kusrinya digantikan oleh Imran.

Laporan: Jubirman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *