Terkonfirmasi Covid 19 di Sultra Meningkat Drastis 183 Orang

Keterangan Gambar : Update Covid 19 Sultra pada 15/5/2020

Potretsultra

KENDARI– Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengumumkan secara lansung tambahan kasus konfirmasi positif baru coronavirus Disiase atau Covid 19, pada Jumat (15/52020).

Berdasarkan data yang dirilis oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Wabah Covid-19 Sultra,Jumat 15 Mei 2020,pukul 17.00 WITA, ada 16 kasus penambahan positif corona yang berasal dari Kabupaten Bombana 1 kasus,Buton Tengah (Buteng) 15 kasus merupakan kasus pertama positif hari ini.

Selain itu, terjadi penambahan sebanyak dua pasien yang dinyatakan sembuh dan 1 orang yang meninggal dunia di Bumi Anoa.

Dari data Gugus Tugas Covid-19 Sultra, secara total di Sultra pasien positif ada 183 kasus,dengan rincian 160 pasien masih dalam perawatan,19 pasien sudah dinyatakan sembuh dan 4 orang meninggal dunia.

Ini rincian penyebaran kasus positif Corona secara total keseluruhan di Sultra, daerah yang menduduki posisi terbanyak kasus positif corona adalah Kabupaten Bombana 67 kasus dan diuturan kedua yakni Kota Kendari dengan total 48 kasus.

Sementara untuk Kabupaten Buton Tengah 15 kasus, Muna 12 kasus, Kolaka Timur 9 kasus, Kolaka Utara 7 kasus, Kota Buabau 5 kasus, Konawe 7 kasus, Konawe Selatan (Konsel) 6 kasus, Wakatobi 6 kasus, dan Kolaka 1 Kasus positif.

Sementara kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) terjadi penambahan 93 kasus, sehingga total OTG berjumlah 1.063 kasus.

Untuk kasus Orang Dalam Pengawasan (ODP) terjadi pengurangan 1 kasus, sehingga total ODP sebanyak 174 kasus.Pasien Dalam Perawatan (PDP) terjadi penambahan 4 kasus, sehingga total PDP berjumlah 24 kasus.

Total keseluruhan terpapar Covid 19 di indonesia,mencapai 16.496 orang.Dari total jumlah tersebut, 1.076 orang diantaranya meninggal dunia dan 3.803 pasien dinyatakan sembuh dari virus corona.

Laporan:La Ismeid

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *