Terdampak Banjir, Laznas Baitulmaal Muamalat Perbaiki 12 Masjid di Konawe

Keterangan Gambar : Foto Bersama Program Benah Benah Masjid di Konawe (Foto: IST)

KONAWE – Pasca banjir yang melanda Sulawesi Tenggara, tepatnya di Kabupaten Konawe dan Konawe Selatan pada Juni 2019, masih menyisakan duka yang mendalam bagi masyarakat setempat. Ribuan orang mengungsi, ratusan rumah dan fasilitas umum hanyut dan rusak akibat banjir.

Situasi pada saat ini, masyarakat Kabupaten Konawe masih berfokus pada kebutuhan pokok dan rumah tinggal yang terdampak bencana, dan keselematan diri. Perbaikan fasilitas umum masih belum terjangkau oleh masyarakat Konawe. Salah satu fasilitas umum yang memiliki nilai penting di masyarakat adalah Masjid.

Masjid tidak hanya sebagai tempat menunaikan ibadah, tetapi juga sebagai sarana untuk musyawarah dan silaturahim antarwarga. Akibat banjir yang melanda Konawe banyak masjid beserta fasilitasnya yang rusak dan hanyut terbawa banjir.

Sebagai bentuk kontribusi nyata untuk meringankan beban para korban, Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM) bergerak merevitalisasi fisik dan bangunan masjid dengan nama program ‘Benah-Benah Masjid’.
Hal ini dikatakan oleh Branch Manager Bank Mualat Cabang Kendari Fitrawan dalam rilisnya.

“Program ini dilaksanakan di 12 Masjid yang terdampak banjir di Konawe,” ujar Fitrawan pada Kamis (22/8/2019).

Dalam rangka pengukuhan benah-benah Masjid di Konawe ini, lanjut Fitrawan, BMM melaksanakan seremonial kick off perbaikan masjid pada Kamis (22/8).

Kegiatan tersebut diadakan di Masjid Nurul Jihad, Desa Wukusoko, Kecamatan Wonggeduku, Konawe yang dihadiri oleh Direktur Eksekutif BMM, Teten Kustiawan, Branch Manager Bank Muamalat Cabang Kendari, Fitrawan, Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe, Ahmad Lita Rendelangi, serta 200 jamaah masjid turut hadir dalam seremonial tersebut.

Pada saat kick off ini, kata Fitrawan, sudah satu masjid selesai diperbaiki, yaitu Masjid Nurul Jihad, Desa Wukusoko serta dua masjid dalam tahap perbaikan yaitu Masjid Bambu Taubat, Desa Wonomunawa, Kecamatan Pondidaha dan Masjid Nurul Huda Desa Wonomunawa, Kecamatan Pondidaha.

Sementara itu Direktur Eksekutif BMM, Teten Kustiawan menjelaskan, benah-benah sembilan masjid lainnya akan dilakukan secara bertahap setelah seremonial kick off pembangunan masjid dilaksanakan.

“Melalui Program Benah-Benah Masjid ini diharapkan Masjid menjadi bersih dan nyaman sehingga masyarakat dapat kembali memanfaatkannya sebagai sarana beribadah,” ujar Teten.

“Kami juga berharap menjadi stimulus bagi masyarakat untuk lebih bertanggung jawab dalam merawat dan yang lebih utama memakmurkan masjid melalui kegiatan ibadah taklim, pembinaan generasi muda, dan berbagai aktivitas kegiatan masyarakat untuk mencapai rihdoNya,” pungkasnya.

Laporan: Jubirman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *