Tahun 2020, Pemda Konkep Prioritaskan Infrastruktur dan Pengembangan Ekonomi

Kepala Bappeda Konkep, Abdul Halim (Foto: Jubirman)
Keterangan Gambar : Kepala Bappeda Konkep, Abdul Halim (Foto: Jubirman)

KONKEP – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) dibawah kepemimpinan Bupati Amrullah dan Wakil Bupati Andi Muhammad Lutfi merencanakan di tahun 2020 kedepan bakal mulai menyeimbangkan antara pembangunan sektor infrastruktur dengan pengembangan sektor ekonomi.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Konkep, Abdul Halim. Menurutnya, untuk tahun 2020 mendatang Pemda Konkep mulai menggenjot pengembangan sektor ekonomi. Namun demikian, sektor infrastruktur juga terus digenjot pembangunannya.

“Pada intinya itu, tahun depan akan mulai diseimbangkan antara sektor infrastruktur dan sektor ekonomi yang menjadi tumpuan sumber mata pencaharian masyarakat,” ujar Abdul Halim saat ditemui di ruangannya, Jumat (3/5/2019).

Kata Halim, salah satu sektor infrastruktur yang akan prioritas dibangun tahun 2020 yaitu jembatan-jembatan kecil di jalan poros penghubung antara Kecamatan Wawonii Tenggara sampai di Kecamatan Wawonii Timur. Karena menurutnya, jembatan-jembatan tersebut dapat menjamin kelancaran transportasi warga diantara dua kecamatan itu pada khususnya dan warga Konkep secara umum.

“Rencana itu, merampungkan dulu jembatan-jembatan kecil yang dari Nambo Jaya Kecamatan Wawonii Tenggara sampai di Munse Kecamatan Wawonii Timur,” jelasnya.

Lanjut Halim, sedangkan untuk jalan di pendakian Gunung Salongko yang menghubungkan antara Kecamatan Wawonii Tenggara dan Kecamatan Wawonii Timur rencananya akan dialihkan ke bagian bawah. Pihak Dinas Pekerjaan Umum Konkep dan Tim Monev Terpadu Konkep telah membangun komunikasi soal lokasi yang bakal dialihkan itu ke pemilik lahan.

“Staf Dinas PU dan Tim Monev terpadu sudah komunikasi soal lahan tapi belum ada kejelasan. Yang jelasnya tahun 2020 akan dianggarkan pengalihan jalan Salongko,” terangnya.

Sementara itu di sektor ekonomi, tambah Abdul Halim, untuk menuju swasembada beras maka Konkep butuh lahan sawah fungsional sekitar 2000 hektar. Untuk itu, tiap tahun akan digenjot terus pencetakan sawah. Tahun 2020 mendatang, kata Halim, Pemda Konkep bakal melakukan pencetakan sawah di tiga lokasi.

“Kedepan pencetakan sawah akan dilakukan di Bobolio, di Polara dan Ladianta masing-masing sekitar 100 hektar,” katanya.

Selain sawah, kata Halim, industri pengolahan kelapa terpadu pertama di Konkep juga bakal direalisasikan tahun 2020. Sekarang dalam proses pengusulan dan pembicaraan di Kementerian Perindustrian dan di Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT).

“Untuk di Kementerian Perindustrian tentang Dana Alokasi Khusus, sedangkan di Kementerian PDT dalam bentuk dana Tugas Pembantuan,” tandasnya.

Laporan: Jubirman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *