Keterangan Gambar : Sosialisasi keselamatan lalu lintas dikalangan pelajar di Yayasan Satria Kota Kendari yang di hadiri pelajar SMP,SMA dan SMK,Rabu (20/11/2019).(Foto:Ismed)

Tahun 2019, 50 Persen Korban Lalin Kalangan Milenial

Potretsultra

KENDARI – PT Jasa Raharja Persero Cabang Sultra menginput korban kecelakaan Lalu Lintas (Lalin) sepanjang Januari hingga Oktober tahun 2019, ada 50 persen di kalangan milenial sedangkan usia produktif 71 persen. Kecelakaan Lalin tersebut cukup besar.

Kepala Unit Operasional dan Humas Jasa Raharja Sultra Iyan Supiandi mengatakan, guna untuk menekan Lalin tersebut, pihaknya menggandeng Polres Kendari intens melaksanakan Sosialiasi Keselamatan berlalulintas dan memperkenalkan program Jasa Raharja.

“Kali ini sasaran sosialisasi keselamatan lalu lintas¬† di kalangan pelajar Yayasan Satria Kota Kendari yang dihadiri pelajar SMP, SMA dan SMK,” ujarnya pada Rabu (20/11/2019).

Iyan Supiandi mengatakan, melalui program preventif dengan Polres sangat diharapkan pelajar yang menggunakan kendaraan dapat mematuhi aturan yang berlaku yakni nomor 22 tahun 2009 berkaitan dengan rambu-rambu lalu lintas.

“Kita harapkan angka kecelakaan lalu lintas di Sultra kita mampu tekan dengan mematuhi aturan yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, penanggung jawab Sekolah Yayasan Satria Kendari, Kasman menyambut baik sosialiasasi preventif Jasa Raharja bersama Polres Kendari. Hal ini merupakan langkah solutif untuk menekan kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar.

Kata dia, memang selama ini kalangan pelajar dalam berlalu berlalu lintas masih kurang kesadarannya. Maka tak heran angka kecelakaan lebih didominasi kalangan milenial atau tingkat pelajar.

Kanit Pendidikan Masyarakat Satlantas Polres Kendari Bripka Saharuddin, menambahkan penting terus menggaungkan adabnya keselamatan lalu lintas. “Karena kalau kita sudah beradab pasti mengikuti aturan,” terangnya.

Pentingnya sosialiasi sambungnya,  sasaran ke Sekolah-sekolah dapat menumbuh kembangkan kesadaran kepada anak-anak generasi muda agar lebih taat mematuhi aturan lalu lintas.

“Masalah lalu lintas merupakan masalah bersama bukan hanya Polisi, Jasa Raharja atau pihak sekolah tapi semua masyarakat pengguna jalan mempunyai tanggung jawab yang sama,” jelasnya.

Laporan: Ismed

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *