Survei Parameter:Ini Pemetaan Elektabilitas Calon Pilbub Konsel 2020

Keterangan Gambar : Rasmuddin memaparkan hasil survei parameter tingkat elektabilitas calon pilbub Kabupaten Konsel tahun 2020 (Foto:Sultan)

KENDARI-Lembaga survei Parameter melakukan pemetaan kekuatan elektabilitas calon pada pimilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Konawe Selatan tahun 2020, lKendari (2/10/2019).Dalam rilisnya survei parameter Surunuddin Dangga meraih elektabilitas tertinggi 52,5 persen.Posisi kedua,Irham Kalenggo (Ketua DPRD Konsel) tingkat elektabilitas 9,5 persen.Akumulasi perbandingan selisih 43 persen.

Kemudian posisi ketiga di raih Rasyid dan Muh Endang 2,0 persen dan terakhir Arsalim (Wakil Bupati Konsel) tingkat elektabilitas 1,8 persen.Dan mereka yang masih rahasia/belum memutuskan tidak tahu/tidak jawab mencapai 32,2 persen.

Direktur lembaga Survei Parameter, Rasmuddin, menyampaikan dari hasil survei dan analisa kelima figur tersebut, menunjukan tingkat elektabilitas Surunuddin masih lebih unggul dibanding kompetitor lainya yang bakal menjadi penantang di Pilkada Konsel tahun 2020 mendatang.

Rasmudin menjelaskan,ada empat alasan mengapa elektabilitas Surunuddin perkasa yakni rapor hijau atas empat kondisi kehidupan masyarakat,seperti masalah politik,ekonomi,keamanan dan penegakan hukum.Dimana kepuasan sangat baik diatas 50 persen.Presepsi kepuasan atas kinerja Surunuddin diatas 80 persen.

Selain itu persepsi keberhasilan atas kinerja diatas 80 persen,kemudian ditambah lagi era pemerintahan Surunuddin dinilai lebih baik yakni mencapai 32,3 persen,dari pada pemerintahan bupati sebelumnya H Imran hanya 17,7 persen,sedangkan rahasia/tidak tahu/tidak terjawab 50 persen.

Tak hanya itu keunggulan lain yang dicapai Surunuddin dari pada Irham dan penantang lainya katanya,dukungan partai politik,seperti Golkar 46 persen,PDIP 37 persen,Gerindra 29,20 persen,Demokrat 14,30 persen dan lainya 30,80 persen.

Disamping soal sebaran dukungan calon Bupati Parameter juga menguji masalah isu putra daerah.Apakah di Kabupaten Konsel, masalah putra daerah menjadi prefernasi utama pemilih dalam menentukan pilihanya atau tidak.Hasilnya hanya 8,90 persen publik konsel memilih karena alasan putra daerah.68,60 persen memilih karena faktor kemampuan calon kepalah daerahnya.22,50 persen mereka yang tidak menentukan pilihan.

Selain itu jika dilihat pada segment pendidikan petahana unggul disemua segment pendidikan baik mereka yang berpendidikan menengah bawah SLTA kebawah.Maupun disegment pemilih yang berpendidikan tinggi.Begitupula pada segment usia terutama dipemilih kategori yang milinial masih pada taraf unggul dibanding penantang.

Lebih lanjut Rasmuddin,jika terjadi Head to Head antara Surunuddin dan Irham Kalenggo maka diprediksi elektabilitas Surunuddin 55,8 persen dan Irham Kalenggo 9,8 persen.Begitupula dengan penantang lainya dipastikan petahana masih lebih unggul.

Untuk saat ini sambungnya lagi,pesaing petahana pada pilkada konsel Irham Kalenggo lebih unggul dikelompok kompetitor,sebab Irham dinilai lebih efektif melakukan kegiatan sosialiasasi dari rumah kerumah,hanya irham yang cukup masif atribut ruang publiknya,kemudian tingkat penerimaan ketua DPRD Konsel tersebut lebih tinggi dari sejumlah calon penantang yang ada.

“Analisa kami disurvei kurang lebih setahun mungkikah petahana kalah dan disaingi, jika petahana ditimpah tsunami,terjadi blunder politik,dan tidak efektifnya mobilisasi pemilih petahana di hari H Pemilihan,”terangnya.

Rasmuddin menuturkan,survei dilaksanakan pada 9-19 September 2019.Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 1000 responden dengan metode riset digunakan pada surveinya melalui teknik penarikan sampel atau multistage random sampling dengan margin sampling eror survei plus minus 3,16 persen.

Laporan:Sultan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *