Reses Yudhianto Mahardika, Perbaikan Infranstruktur, dan Drainase Dikeluhkan Warga

Keterangan Gambar : Yudhianto Mahardika (Foto: Ismed)

Potretsultra

KENDARI–  Pembangunan infrastruktur, jalan rusak dan drainase masih banyak dikeluhan masyarakat di Wilayah Kota Kendari. Terkecuali di Kelurahan Padaleu , Kecamatan Kambu Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.

Keluhan tersebut, banyak disampaikan masyarakat saat berlangsungnya agenda reses masa sidang II DPRD atau kunjungan kerja yang dilaksanakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sultra Yudhianto Mahardika, di Lapangan Futsal Tawang Alun Kendari, Rabu (3/6/2020).

Audiunce lansung Yudhi dengan warga, banyak menampung aspirasi persoalan perbaikan infrastruktur sampai dengan keluhan Perbaikan saluran Drainase.

Selain itu, Politikus Partai Gerindra ini, menampung keluhan pengadaan penerangan lampu jalan yang tidak memadai. Yudhianto akan menampung semua keluhan warga akan di bawa dalam rapat paripurna dan rapat komisi, agar semua keluhan warga dapat di apresiasi.

Pantauan awak media, keluhan warga diakomodir melalui selembar kertas dan di masukan ke dalam kotak aspirasi. Tetapi ada juga yang langsung meyampaikan keluhanya.

“Seluruh permasalahan warga, kami akan rampung serta ditindak lanjuti pada saat sidang paripurna DPRD nantinya. Aspirasi warga kami akan perjuangkan” katanya.

Lanjut Yudhi tahun ini, semua anggaran masih direfocusing atau dialihkan pada pencegahan dan penangan Covid 19. Namun Ia berjanji keluhan warga perbaikan infrastruktur jalan di lingkungan segera dikerjakan.

“Kami utamakan hal yang urgen dahulu. Yang pasti, kami akan memperjuangkan pembenahan infrastruktur yang masuk wewenang provinsi, akan saya kawal lansung dan masuk wewenang kota akan kami komunikasikan dengan camat dan lurah untuk diteruskan kepemerintah kota,” jelasnya.

Pelaksanaan reses Yudhianto, tetap mengedepankan sosial distancing atau jaga jarak, warga yang masuk area reses terlebih mengikuti protokol kesehatan covid -19. Yakni mencuci tangan dan jaga jarak, hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid -19.

Laporan:La Ismeid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *