PT VDNI Disebut Tidak Punya Kontribusi untuk Sultra

mantan Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Konawe (IPPMIK) Kendari, Muhammad Ikran Pelesa (Foto: IST)
Keterangan Gambar : mantan Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Konawe (IPPMIK) Kendari, Muhammad Ikran Pelesa (Foto: IST)

Potretsultra

UNAAHA – Dukungan Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi terhadap gertakan Bupati Konawe, Kery Syaiful Konggoasa yang bakal mengusir Tenaga Kerja Asing (TKA) dari PT Virtue Dragon Nikel Industry (VDNI) mendapat apresiasi dari Pemerharti Investasi Pertambangan Indonesia.

Hal ini dikatakan mantan Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Konawe (IPPMIK) Kendari, Muhammad Ikran Pelesa. Dirinya mengapresiasi atas niatan Gubernur Sultra, Ali Mazi yang memberi dukungan kepada Bupati Konawe untuk menuntut hak daerah tersebut.

“Tentunya harus diapresiasi, jika niatan pak Ali masi memberikan dukungan kepada Bupati Konawe untuk menuntut hak daerah atas investasi PMA tersebut,” kata Ikram, Senin (04/2/2019).

Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu juga mengatakan, semoga saja tidak sekedar memberi dukungan, tapi juga mengeluarkan peraturan gubernur dalam melindungi hak daerah dan masyarakat terhadap perusahan asal negeri tirai bambu itu.

“Karena selama ini tidak ada regulasi daerah yang tegas soal jaminan ketersediaan lapangan kerja bagi masyarakat, Prosedur Penggunaan TKA dan pajak perusahaan terhadap daerah,” jelasnya.

Bahkan, Ikram berharap agar perusahaan tersebut diusir dari Bumi Anoa. Karena menurutnya, kehadiran perusahaan tersebut tidak begitu memberikan kontribusi terhadap masyarakat dan daerah.

“Kami sebenarnya berharap, Jika perlu diusir saja perusahaan itu, karena jika ditelaah baik-baik, lebih besar dampak negatif yang akan dirasakan masyarakat daripada manfaatnya,” tutup Fungsionaris PB HMI Bidang Lingkungan Hidup ini.


Laporan: Redaksi

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *