Pj Bupati Bisik ke Dirjen Minta Dirikan Politeknik Aspal di Buton

Keterangan Gambar : Pj Bupati Buton, Drs. Basiran, M.Si Saat Menerima Kunjungan Audiensi Dirjen Kementerian Perindustrian RI (Sumber: Dinas Kominfo dan Persandian Buton)

Potretsultra

BUTON – Dirjen Kimia, Farmasi dan Tektil Kementerian Perindustrian RI, Ignatius Warsito bersama rombongan melakukan audiensi terkait aspal Buton.

Dirjen bersama rombongan langsung meninjau Pelabuhan Aspal Nambo, Kecamatan Lasalimu dan Pabrik Aspal PT Kartika Prima Abadi. Selain itu, Rombongan Dirjen juga melakukukan kunker di Pabrik Aspal PT Putindo Bintech di Desa Winning, Kecamatan Pasarwajo.

Pj Bupati Buton Drs. Basiran M.Si bersama OPD lingkup Pemkab Buton menerima kunjungan Dirjen di Pelabuhan Nambo.

“Semoga kunjungan Pak Dirjen merupakan tindak lanjut dari Kunjungan Presiden Ri di Kabupaten Buton beberapa waktu yang lalu yang akan menghentikan impor Aspal,” kata Pj. Bupati Buton beberapa waktu lalu.

Kepala BPKAD Provinsi Sultra ini mengatakan KPA sebagai pabrik aspal di Kabupaten Buton telah mengalami kemajuan luar biasa. Kata dia, industrinya sudah menerapkan teknologi maju. Ia berharap, dengan kunjungan Direjen, Buton akan cepat untuk menjadi kawasan industri terpadu.

“Saya juga telah membisik Pak Dirjen untuk mendirikan Politeknik Aspal Buton. Kementerian Perindustrian telah banyak memiliki politeknik industri tetapi belum ada kekhususan Politeknik Industri Aspal Buton. Di Cina saja ada sekolah bambu. Kita yang memiliki kandungan Aspal yang begitu potensial harus mendirikan Politeknik Aspal Buton,” jelasnya.

“Ini tantangan bagi pengusaha Aspal karena pasti membutuhkan SDM yang handal, dan Pemkab Buton siap akan hal itu,” sambungnya.

Sebagai bentuk keseruannya untuk menyiapkan sekolah tersebut, Basiran mengatakan, Pemda Buton akan menyediakan lahan yang diperlukan untuk mendirikan sekolah tersebut.

“Pak Camat siap dengan lahan yang dibutuhkan. Tetapi kalau Politeknik tersebut dalam waktu cepat nanti, kami akan menyiapkan Gedung Loka Aspal yang telah diserahkan Kementerian PU yang lengkap dengan laboratorium Aspal. Kita bisa memulai pada Tahun Ajaran 2023, gedung tersebut sudah siap digunakan, tinggal mengurus izinnya,” katanya.

Dengan kalaborasi semua pihak, kata Pj. Bupati, Politeknik Aspal Buton akan cepat terwujud.

“Kita hendak membuka industri aspal pasti akan memerlukan SDM yang handal. Yang kita butuhkan adalah tenaga praktisi sesuai kebutuhan industri aspal,” ucapnya.

Potretsultra

Dirjen Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian RI, Ignatius Warsito melihat langsung aktivitas kegiatan industri Aspal Buton.

“Dan kunjungan kami ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bapak Presiden ke Kabupaten Buton yang lalu. Dan kami langsung mendapat perintah dari Bapak Menteri Perindustrian untuk menyusun konsep pengembangan hilirasi industry aspal Buton. Ini tentunya kita bersama-sama dengan Asosiasi pelaku usaha bersama kementerian dan lembaga yang ditugasi Bapak Presiden untuk untuk mengawal dan mewujudkan kemandirian aspal Buton di negeri tercinta,” kata Dirjen.

Ignatius Warsito mengatakan, hal itu merupakan kesempatan berharga bagi Kementerian Perindustrian untuk memberikan beberapa hal untuk dapat bersinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah baik Pemrov maupun Pemkab.

“Dengan kunjungan kami ini juga kami baru memahami karakteristik industri Aspal Buton. Jadi kami melihat potensinya sangat besar sekali tetapi nilai impornya baru lebih 50 persen,” ujarnya.

Makanya kata Dirjen, apa yang dikatakan Presiden ketika berkuinjung di Buton bukanlah suatu hal yang mengada-ada. Ia mengajak, mari kita satu perwujudan untuk mewujudkan Aspal Buton menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Menurut Ignatius Warsito, ada begrapa hal dalam kunjungan tersebut diberi potret industri. KPA sudah membangun industri Aspal dalam waktu yang tidak terlalu lama dengan teknologi aspal yang modern. Hal itu menjadi tantangan sekaligus peluang untuk sama mewujudkan kemandirian dan keberlangsungan indsutri Aspal Buton.

“Secara substansi kami menyadari setelah melihat secara langsung potensi Aspal yang luar biasa merupakan peluang yang sangat besar karena turunan Aspal Buton juga sangat luar biasa,” katanya.

Dirjen juga menyampaikan supaya Pj. Bupati Buton bersama jajaran untuk menyusun daya dukung dan daya tampung industrI Aspal Buton. Ia juga mmeinta dukungan semua pihak termasuk Bupati, Gubernur, kemneterian terkait.

“Ini kita akan lakukan bersama-sama sehingga ketika sudah masuk proyek strategis nasional, Saya yakin Kabupaten Buton akan menjadi sorotan secara nasional, akan menjadi akselerasi bersama-sama untuk kesejahteraan masyarakat Buton khususnya dan Indonesia pada umumnya,” pungkas Dirjen.

Sumber: Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Buton

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *