Peserta O2SN Asal Wakatobi Terlantar, Pemda Dinilai Tak Bertangung Jawab

Ketua Kosppemipko, La Lili (Foto: IST)
Keterangan Gambar : Ketua Kosppemipko, La Lili (Foto: IST)

WAKATOBI – Utusan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) asal Kabupaten Wakatobi diduga ditelantarkan oleh pihak Pemerintah Daerah (Pemda).

Hal ini dikatakan oleh pendamping siswa peserta O2SN itu, La Ode Mudhirun. Menurutnya, utusan O2SN asal Kabupaten Wakatobi itu tiba di Pelabuhan Wanci Kota Kendari pada Sabtu (01/09/2018) tadi malam Pukul 20.00 Wita untuk mengikuti O2SN tingkat Provinsi Sultra di Kendari.

Lanjut Mudhirun, rencananya utusan itu akan dijemput langsung oleh perwakilan Pemda Wakatobi setibanya di Pelabuhan Wanci Kota Kendari. Namun, kata dia, jemputan itu tak kunjung datang meski telah dihubungi via telepon berkali-kali.

“Kami menunggu jemputan dari utusan Pemda Wakatobi dalam hal ini dari Dinas Pendidikan selama lebih dari 1 jam, tapi tak kunjung datang,” ungkap Mudhirun saat ditemui di Kendari, Minggu (02/09/2018).

Kata Mudhirun, karena diperlakukan seperti itu oleh pihak Pemda Wakatobi, maka dirinya menghubungi anggota keluarganya yang berada di Kendari untuk dijemput di Pelabuhan Wanci pada Pukul 21.30 Wita.

“Hingga saat ini kami masih berada di kediaman salah satu keluarga kami di Kendari Permai,” jelasnya.

“Sampai saat ini kami belum dihubungi oleh utusan Pemda Wakatobi itu,” sambungnya.

Akibat tindakan yang tidak bertanggung jawab ini, Ketua Kelompok Studi Pelajar Mahasiswa Indonesia Pulau Binongko (Kosppemipko), La Lili mengutuk dan mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh Pemda Wakatobi yang telah menelantarkan utusan O2SN Wakatobi tersebut.

“Kami prihatin atas kejadian ini, Pemda Wakatobi tidak serius memperhatikan adik-adik kami (Utusan O2SN, red), Pemda Wakatobi harusnya memperhatikan dan memfasilitasi seluruh kebutuhan mereka, bukan malah menelantarkan mereka,” tegas La Lili

Apalagi, tambah La Lili, sejak tadi malam hingga hari ini pihak utusan Pemda belum mengkonfirmasi keberadaan utusan O2SN itu.

“Ini tentunya tindakan yang tidak bertanggung yang dilakukan oleh Pemda Wakatobi, Karena mereka mengikuti lomba bukan atas nama pribadi tapi atas nama Kabupaten Wakatobi,” tutupnya.

Untuk diketahui, peserta O2SN dari utusan Kabupaten Wakatobi itu atas nama Wa Sifarni dari SDN 1 Wali untuk cabang atletik putri, La Ode Isimin dari SDN 1 Wali untuk cabang atletik putra, dan Adira Putri Wali dari SDN 1 Taipabubu untuk cabang bulu tangkis. Sedangkan nama pendampingnya La Ode Mudhirun dan Jaam Wali.

Laporan: Redaksi

Potretsultra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *