Pengamat: Peluang Amrullah Menuju Dua Periode Makin Besar

Keterangan Gambar : Pengamat Politik Sultra, Naslim Sarlito

KONAWE KEPULAUAN – Dinamika politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) makin menarik.

Calon petahana Bupati Konkep, Amrullah makin menggenjot elektabilitasnya dengan melunasi janji-janji kampanye saat Pilkada 2015 lalu. Kini, kerja-kerja Amrullah mulai berbuah manis. Warga Konkep mulai menikmati pembangunan berupa jalan, jembatan, jaringan telekomunikasi, dan penerangan.

Membaca dinamika politik di Bumi Kelapa ini, pengamat politik Sulawesi Tenggara, Naslim Sarlito mengatakan, sebelumnya  ia melihat bahwa geliat para penantang di Konkep seperti yang diperlihatkan Mantan Kepala Bappeda Konkep Abdul Halim perlu diwaspadai sehingga calon petahana harus bekerja keras untuk mempertahankan kursinya agar tidak direbut.

Namun kata dia, saat ini pergerakan penantang tersebut menurun karena tidak mampu memperlihatkan tekanan yang kuat sebagai ‘chalengger’.

“Di Juni 2019 pernah saya sampaikan bahwa para petahana itu akan berupaya keras untuk mempertahankan kemenangan yang mereka miliki karena geliat penantang itu terasa sebenarnya, namun yang agak sulit itu kita lihat sekarang para penantang ini tidak memperlihatkan tekanan kuat terhadap incumbent,” ujar Naslim saat ditemui di kantornya, Senin (6/1/2020).

Lanjut Naslim, salah satu yang nampak yakni beberapa diantara penantang ini kesulitan mendapatkan dukungan partai. Sedangkan yang diperlihatkan petahana saat ini pelan-pelan memperbaiki kinerja.

“Bahkan saya lihat di akhir tahun petahana menggencarkan kerja-kerjanya. Berbeda halnya dengan para penantang ini, kalau dalam kaca mata kami mereka tidak cukup baik untuk mengatur pola pergerakan di lapangan, terutama untuk menarik simpatik dan minat publik,” jelasnya.

Direktur eksekutif The Haluoleo Institut (THI) ini menyimpulkan bahwa per Desember 2019, peluang calon petahana di Konkep untuk mempertahankan kursinya makin besar. Sedangkan para penantang menjelang akhir tahun ini pergerakannya justru meredup.

“Kami menyimpulkan bahwa akhir Desember 2019, ada kemenangan bagi incumbent pada level konsolidasi,” pungkasnya.

Laporan: Jubirman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *