Oleh: Sitti Sastriana Bada
POTRETSULTRA.COM – Saya berkuliah di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Saat ini sedang menempuh studi profesi Guru Pendidikan Matematika, jadi boleh dibilang saya sedikit ahli di bidang ini. Tempat yang kebetulan menjadi PPL saya adalah SMA Negeri 1 Tikep, Kabupaten Muna Barat Provinsi Sulawesi Tenggara.
Untuk saat ini perjalanan mengajar saya lumayan lancar, meskipun ada banyak kekurangan yang perlu saya tingkatkan. Sudah 1 bulan lebih saya berada di sekolah SMA Negeri 1 Tikep, tempat saya mengajar.
Ini adalah salah satu kewajiban saya dalam memenuhi salah satu tugas PPG (Pendidikan Profesi Guru) yaitu, Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Sepengetahuan saya, program ini bertujuan untuk mengaplikasikan ilmu-ilmu yang telah didapatkan selama kuliah. Di samping itu saya sangat setuju jika program ini dijadikan ajang mencari pengalaman sebanyak-banyaknya.
Ini kali kedua saya melakukan kegiatan PPL, yang pertama saat menempuh kuliah di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dan yang kedua yaitu di Universitas Ahmad Dahlan. Jadi, bukan hal yang baru bagi saya saat diterjunkan ke tempat PPL.
Bagi yang pernah menjadi guru atau pemerhati pendidikan, tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah-istilah seperti Analisis SK-KD, Silabus, RPP, Program Tahunan dan Program Semesteran. Beberapa hal yang menyebabkan saya perlu membuat ulang dikarenakan saat perkuliahan perangkat yang saya buat adalah perengkat SMP, tapi kemudian dengan bimbingan dosen pembimbing dan guru pamong akhirnya selasai juga perangkat saya.
Selama beberapa bulan melaksanakan kegiatan PPL, banyak hal yang saya jumpai mulai dari beragamnya karakter siswa, bagiamana cara memahamkan suatu konsep dasar kepada siswa agar mudah dipahami dan masih banyak lagi.
Salah satu media pembelajaran yang saya kembangkan adalah media pembelajaran barupa modul interaktif berbasis Problem Based Learning (PBL) yang dapat meningkatkan aktivitas dan kreatifitas siswa dalam belajar matematika. Dalam pembuatan modul interaktif berbasis PBL ini banyak dibantu oleh teman, guru pamong dan juga dosen pembimbing yang tidak pernah Lelah memberikan masukan dan motivasi.
Media ini yang saya gunakan sebagai salah satu bahan penelitian Tindakan kelas selama saya melakukan PPL di SMA Negeri 1 Tikep. PPL ini kami dituntut jadi lebih profesional dan kreatif, yaitu dengan membuat video pembelajaran berbasis masalah, artikel, buku, jurnal dan PTK.
Untuk pelaksanaan PPL, sekolah sangat membantu dalam hal sarana dan prasarana. Setiap pembelajaran kami diminta oleh guru pamong dan dosen pembimbing untuk menzoomkan aktivitas pembelajaran di kelas agar dinilai dan diberi masukan mulai dari mempersiapkan kelas sebelum memeluai proses pembelajaran, konsep materi yang diberikan, serta cara pengelolaan kelasnya.
Siswa SMA Negeri 1 Tikep sangat interaktif dalam pembelajaran sehingga pembelajaran saya dapat berjalan dengan baik dan lancar. PPL ini tidak hanya aktivitas dalam kelas yang divideokan tetapi juga kegiatan ektstrakurikuler dan seminar PTK saya.
Semua itu perlu didokumentasikan dalam bentuk video. Untuk ekstrakurikuler minimal 3 kegiatan di sekolah yang divideokan dan dokumentasi seminar PTK dilakukan di sekolah yang diikuti oleh para guru di SMA Negeri 1 Tikep.
Semua hal tersebut perlu dikerjakan dan diselesaikan agar dapat menyelesaikan PPL pada PPG Prajabatan Mandiri di Universitas Ahmad Dahlan.

























Tinggalkan Balasan