PAN ‘Memanas’, Amien Rais Minta Zulkhas Jangan Calon Lagi

Keterangan Gambar : Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais (Sumber: news.detik.com)

Potretsultra

JAKARTA – Jelang perebutan kursi Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), kini mulai memanas. Politisi senior PAN, Amien Rais meminta Zulkifli Hasan untuk tidak maju lagi di periode kedua.

Hal ini diketahui dari beredarnya video saat Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais itu berbicara di depan sejumlah peserta Rapat Kerja Nasional PAN.

Dari video itu, tampak Amien Rais dengan tegas meminta Zulkifli Hasan untuk tidak menjadi calon petahana di Kongres ke V PAN tahun 2020 mendatang.

“Pak Zul sebaiknya Anda jangan maju, berikan yang lain supaya ada perputaran,” ujar Amien Rais yang didampingi Waketum PAN Hanafi Rais dan Mulfachri Harahap.

Menurut Amien, sebaiknya kursi Ketum PAN hanya diduduki satu periode saja. Hal ini agar kader-kader terbaik PAN lainnya dapat diberi giliran untuk duduk. Sehingga ia menyarankan kedepan sebaiknya diatur agar lima tahun saja, sudah cukup.

“Jadi setelah ini sebaiknya memang siapapun setelah 5 tahun cukup. Supaya yang lain dapat giliran,” jelas Amien.

Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan makin gencar memainkan langkah politiknya agar bisa duduk kembali di periode kedua. Pria yang akrab disapa Bang Zul ini disinyalir telah melakukan intervensi kepada sejumlah Ketua DPW PAN.

Salah satu yang merasa mendapat intimidasi itu adalah Djainuddin Damopolii yang merupakan mantan Ketua DPD Kotamobagu, Sulut. Djainuddin mengaku diberhentikan dari posisinya secara sepihak pada September lalu karena tidak sejalan dengan arahan Zulkifli. Ia menuding Zulkifli pernah mengundang seluruh DPW memberikan arahan terstruktur dari DPP ke pengurus wilayah untuk mendukung kembali menjadi Ketum.

Namun Zulkifli Hasan membantah tudingan itu. Dukungan saat ini yang datang, kata dia, itu murni dari aspirasi pengurus PAN di daerah. “Yang mendukung itu bukan saya, itu wilayah dong,” ujar Zulkifli di acara Rakernas PAN di Hotel Millennium, Jl Fachrudin, Jakarta Pusat, Sabtu (7/12/2019) lalu.

Zulkhas juga menyangkal soal mengumpulkan para DPW agar mendukung dirinya. Dia menyebut, memang ada DPW yang datang ke rumahnya, namun itu bukan atas arahan darinya melainkan mereka datang karena hendak memberi dukungan.

“Semalem ada 400 dateng menyatakan dukungan. itu hak mereka, boleh,” terangnya.

Sumber: news.detik.com

Potretsultra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *