ORI Sultra Imbau ke Pemda Segera Bentuk Gugus Tugas Tanggulangi Covid 19

Keterangan Gambar : Mastri Susilo

KENDARI-Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Tenggara mencermati perkembangan baik di pusat maupun di daerah terkait dengan penyebaran Virus Corona/Covic 19 yang semakin masif dan penetapan bencana nasional non alam oleh pemerintah pusat.

“Pemerintah Daerah bersama masyarakat bahu-membahu mencegah masuknya Virus Corona ke kewilayah Sulawesi Tenggara.Demikian disampaikan Ketua ORI Sultra Mastri Susilo dalam keterangan persnya Minggu (12/3/2020).

Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Tenggara perlu memberikan saran kepada Pemerintah Daerah, Kementrian/Lembaga dalam lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara beberapa hal.

1. Gubernur, Bupati dan walikota lingkup Sulawesi Tenggara segera membentuk Gugus Tugas Penanggulangan Corona .
2. Para Pihak segera mengidentifikasi dan melakukan pengawasan pada wilayah wilayah yang berpontensi menjadi pusat penyebaran virus Corona
3. Menghimbau ASN dan atau pejabat publik untuk sementara waktu untuk tidak melakukan kunjungan kerja keluar Sulawesi Tenggara
4. Petugas yang berwenang harus memberikan informasi terkait penyebaran virus corona secara terbuka kepada masyarakat.

5. Rumah Sakit Bahteramas sebagai rumah sakit rujukan dan Rumah sakit yg ada di kab/kota untuk mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung dan peralatan sesuai SOP yang ada serta APD untuk para medis yang menangani.

6. Pihak yang berwenang harus melakukan pemantauan pada setiap pintu masuk kedatangan dari dan keluar Sulawesi Tenggara baik melalui laut, darat dan udara.

7.Terkhusus untuk Pemerintah Kota Baubau,Ombudsman menyarankan untuk menolak kunjungan wisata mancanegara yang akan tiba dalam waktu dekat dengan Kapal Pesiar, untuk mengantisipasi menyebarnya virus corona.

8. Pihak yang berwenang segera melakukan peneriksaan dan pengawasan khususnya pada pabrik smelter dan atau lainnya yang mempekerjakan TKA.
9. Pemprov dan Kab/Kota dihimbau meliburkan Sekolah selama 14 hari ke depan untuk sterilisasi guna mencegah penyebaran Covid-19.

Laporan:La Ismeid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *