MTQ Kendari ke XXVIII, Ajang Seleksi Menuju MTQ Tingkat Provinsi

Keterangan Gambar : Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir saat membuka acara MTQ ke XXVIII di Taman Kota Kendari.(Foto:Ist)

KENDARI – Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXVIII tingkat Kota Kendari. Perhelatan ajang tahunan tersebut berlangsung 7-9 Februari 2020.

Peserta terdiri 300 orang dari setiap perwakilan Kecamatan dan akan mengikuti 8 cabang lomba. Selanjutnya bagi peserta yang dipilih sebagai pemenang lomba akan mewakili Kota Kendari di tingkat MTQ Provinsi.

Sebanyak 8 cabang yang dipertandingkan MTQ tingkat Kota Kendari tersebut, yakni tilawah quran, hipsil quran, tafsir quran, fahmil quran, sarbil quran, faat quran, musabaqah makalah Alquran, dan lomba pawai taaruf yang akan diikuti 65 kelurahan.

Sulkarnain Kadir menyampaikan pelaksanaan MTQ dapat dimaknai sebagai sarana pengembangan kualitas keberagaman. Sehingga kegiatan ini bukan hanya sekedar mengejar kejuaraan, tapi lebih jauh harus menghasilkan perilaku yang dapat diteladani masyarakat yang berdasarkan tuntunan Al-Qur’an dan Alhadist.

Peserta MTQ Kota Kendari ke XXVIII (Foto:Ist)

Tujuan Musabaqah Tilawatil Qur’an jelasnya, untuk pengembangan syiar agama Islam dan peningkatan kualitas keimanan kepada seluruh masyarakat Kota Kendari. MTQ yang rutin diselenggarakan setiap dua tahun sekali ini, sangat penting untuk meningkatkan pemahaman penghayatan dan pengamalan isi yang terkandung di dalam Alquran.

Politis PKS ini berharap kepada para kafilah agar keikutsertaan dalam MTQ dapat membawa manfaat dan maslahat dalam upaya mengaktualisasikan ajaran Islam secara damai.

Kata Sulkarnain, bagi pemenang ajang MTQ kota ini lebih mengasa diri lagi untuk untuk menuju ajang MTQ tingkat provinsi mendatang.

“Kepada kafilah yang bertanding kami ucapkan selamat bertanding semoga keikutsertaan saudara-saudari MTQ kali ini membawa kemashalatan dalam menjujung panji-panji syiar islam dan mampu berkompetesi ketingkat provinsi hingga tingkat nasional,” tukasnya.

Laporan: La Ismeid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *