Membangun Perekonomian serta Kewajiban sebagai Bangsa

Keterangan Gambar : Mahasiswa Haluoleo, sebagai penerima beasiswa Bank Muamalat, Sulfi

OPINI – Negara kesatuan republik indonesia adalah sebuah negara yg memiliki kekayaan alam yg cukup melimpah, sehingga perlu kiranya kita sebagai putra-putri bangsa indonesia wajib menjaga dan melestarikannya demi tumbuh kembangnya bangsa indonesia seperti yg diharapkan para ” FOUNDING FATHERS” Bangsa ini.

Kita sebagai generasi penerus bangsa lahir di era milenial, harus jeli dalam menganalisa keadaan bangsa kita hari ini, karena salah satu faktor maju kembangnya suatu bangsa itu sangat ditentukan oleh generasi mudanya dan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang ada dalam bangsa itu.

hal ini kemukakan oleh pakar kebangsaan Sapto Supono mengatakan bahwa wawasan tentang kebangsaan erat kaitan nya dalam segi ekonomi Perihal yg paling fundamental untuk membangun ekonomi adalah

Pertama dimulai dari diri kita pribadi, yang secara sadar memikirkan maju kembangnya bangsa ini lewat usaha-usaha kecil yang menjadi besar yang kita lakukan sehingga menjadi peluang kerja bagi masyarakat yang membutuhkan di negeri ini.

Kedua mengubah mindset para generasi muda yang memiliki cita-cita menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sehingga berdampak pada banyaknya Sarjana yang mengangur, harusnya memiliki mindset menciptakan lapangan pekerjaan.

Ketiga menumbuhkan jiwa kepedulian terhadapa pengetahuan tentang kebangsaan, agar mengetahui betapa penting nya menjaga bangsa dan sumber daya alam nya,

Keempat memupuk jiwa mandiri baik dari segi bisnis untuk meningkatkan perekonomian diri dan sekitar kita, sehingga mempengaruhi tingkat perekonomian bangsa kita kendatipun beberapa persen.

Kelima adalah mulai memikirkan orang disekitar kita agar dapat pula meningkat pengetahui kebangsaan nya dan ekonomi agar lambat laun bisa menjadi diskusi keseharian di kalangam mahasiswa betapa pentingnya mengethui jati diri dan jati diri bangsa, bahwa kita diharuskan turut serta berperan baik secara langsung maupun tidak langsung untuk bangsa kita tercinta Indonesia.

Karena sesungguhnya apapun kita kerjakan di dunia ini itu semua akan dipertanggung jawabkan masing-masing di akhirat kelak, oleh karena itu kehidupan di dunia ini sesungguhnya sangatla berbahaya ketika salah melangka karena sesungguhnya kita serba di awasi seperti yang di katang dalan surat AL FAJR ( FAJAR ).Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi.

Penulis: Sulfi (Mahasiswa Haluoleo, sebagai penerima beasiswa Bank Muamalat)

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *